Senin, Mei 25, 2026
spot_img

Proses Naturalisasi Mauro Zijlstra Semakin Dekat

JAKARTA – Mauro Zijlstra semakin dekat menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan segera memperkuat Timnas Indonesia. Proses dua pemain naturalisasi lainnya bakal menyusul.

Saat ini dokumen Mauro tinggal diserahkan kepada pemerintah maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hanya saja proses ini tertunda lantaran DPR saat ini tengah memasuki masa reses.

Sementara dokumen dua pemain naturalisasi lainnya saat ini masih ditunggu PSSI. Diharapkan dua pemain yang namanya masih dirahasiakan itu bisa diproses setelah Mauro Zijlstra.

Berita Lainnya  Persib Hanya Butuh Hasil Imbang untuk Jemput Hattrick Juara

“Kami sedang menunggu surat-surat dari dua pemain ini. Saya belum dapat surat-suratnya, karena dalam naturalisasi ini harus hati-hati. Kami tak mau menghalalkan segala cara,” kata Ketum PSSI Erick Thohir.

“Jadi kami harapkan prosesnya bersama Mauro Zijlstra. Kami akan daftarkan Agustus. Mudah-mudahan kami dapat kemudahan. Kami akan menghadap ke Presiden minggu depan,” ujarnya menambahkan.

Jika prosesnya lancar, tiga pemain naturalisasi baru diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mauro dan dua pemain naturalisasi lainnya berposisi sebagai pemain depan.

Berita Lainnya  Nobar Persib vs Persijap, Kang Rey Ajak Bobotoh 'Birukan' Alun-alun Subang

Kehadiran mereka akan menambah variasi lini serang Timnas Indonesia. Mereka bisa menjadi solusi saat Garuda merasa kurang cukup dengan Ole Romeny.

“Kalau ditanya apakah dua pemain itu grade A atau B, itu sesuai dengan talent pool-nya saja. Dengan kedatangan pemain dan pelatih yang ada, kita mesti sadar diri. Pemain itu memilih sebuah negara karena ranking, misalnya Tijani Reijnders. Tapi kan kita dapat adiknya (Eliano Reijnders),” ucap Erick Thohir.

Berita Lainnya  KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

“Pemain yang memilih kita, patut kita syukuri jika yang kita dapat sudah baik. Kalau mau lebih tinggi, ya ranking-nya kita harus 50 dulu, kita sekarang kan baru 118,” ucapnya.

Sumber : DetikSport

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

JAKARTA - Polisi mengungkap sosok menyerupai pocong yang sempat meresahkan warga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sosok pocong tersebut ternyata seorang pengamen yang...

KPK Pastikan akan Proses Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Ambulans Dinkes Kota Bekasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan mobil ambulans dan mobil jenazah,...

Dari Rebutan Anggaran hingga Merasa Paling Penting, AHY Sentil Kerja Kementerian Era Prabowo

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyentil kementerian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut masih ada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan