Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

Perusahaan di Bekasi Gulung Tikar, Disnaker : Bukan karena UMK Tinggi

BEKASI – Jumlah perusahaan di Kabupaten Bekasi yang gulung tikar pada 2025 ini dinilai tercatat minim.

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, menyampaikan bahwa pada tahun ini jumlah perusahaan yang menghentikan operasionalnya tidak sampai 10.

Ia menegaskan, pelaporan penutupan perusahaan dilakukan melalui Sistem Wajib Lapor Ketenagakerjaan yang menjadi kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan. Sehingga pelaporan tersebut langsung masuk ke dalam database Kementerian bukan ke Pemerintah Daerah.

“Yang melapor ke kami itu tidak nyampe 10. Data wajib lapor itu pegangannya di kementerian, kita hanya bisa melihat melalui pengawasan UPTD Wilayah 2 Ketenagakerjaan,” terang Nur, Selasa (25/11).

Dari laporan yang diterima Disnaker, pemberhentian operasional beberapa perusahaan di Kabupaten Bekasi disebabkan berbagai faktor, salahsatunya dampak ekonomi global. Proses penutupan ini terjadi sejak awal tahun hingga menjelang akhir 2025.

Nur menegaskan bahwa kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Kabupaten Bekasi bukan menjadi salahsatu faktor perusahaan enggan berinvestasi atau memilih hengkang.

“Alasan karena UMK tinggi itu nggak ada. Yang tutup itu murni karena alasan bisnis,” tuturnya.

Adapun berdasarkan laporan realisasi investasi semester pertama 2025 yang dirilis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi berhasil merealisasikan investasi sebesar Rp40,14 triliun, tertinggi di antara seluruh kota dan kabupaten se-Jawa Barat.

Realisasi investasi di Kabupaten Bekasi didominasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp24,18 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp15,96 triliun. (ris)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan