Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Penyidikan Berlanjut, KPK Kembali Geledah Kantor Bupati Bekasi

BEKASI – Sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (22/12/2025), guna melanjutkan pendalaman perkara dugaan praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Tim KPK tiba sekitar pukul 12.30 WIB dengan pengawalan aparat kepolisian. Kehadiran lembaga antirasuah tersebut membuat pengamanan di sejumlah titik perkantoran pemerintahan diperketat, khususnya di sekitar Gedung Bupati Bekasi.

Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja, membenarkan kedatangan tim KPK. Ia menyampaikan bahwa KPK telah membuka segel dan melakukan pemeriksaan lanjutan di sejumlah ruangan yang sebelumnya disegel untuk kepentingan penyelidikan.

“Tim KPK datang untuk melanjutkan proses penyelidikan. Pembukaan segel dilakukan secara resmi dan berizin,” ujar Asep kepada wartawan.

Berita Lainnya  Gus Yaqut Pakai Rompi Orange : Saya Tidak Menerima Uang Sepeser pun...

Menurutnya, beberapa ruangan yang dibuka segelnya antara lain ruang kerja Bupati Bekasi, Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora), Dinas Cipta Karya, serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK). Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri dokumen dan data yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani KPK.

Sebagaimana diketahui, KPK sebelumnya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan praktik ijon proyek di Kabupaten Bekasi. Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni ADK selaku Bupati Bekasi periode 2025–2029, HMK yang merupakan Kepala Desa Sukadami Cikarang Selatan sekaligus ayah dari ADK, serta SRJ sebagai pihak swasta.

Berita Lainnya  Babak Baru Dugaan Korupsi Baznas Jabar, Pelapor Dicecar 30 Pertanyaan

Dalam konstruksi perkara yang diungkap KPK, praktik ijon proyek diduga dilakukan dengan cara meminta sejumlah uang kepada pihak swasta sebelum proyek pemerintah tersedia atau dilelang secara resmi. Total aliran dana yang diduga diterima para tersangka disebut mencapai miliaran rupiah, dengan penyerahan dilakukan secara bertahap melalui sejumlah perantara.

KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam rangkaian OTT tersebut. Perkara ini kini telah naik ke tahap penyidikan, dan para tersangka telah dilakukan penahanan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

Asep menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyatakan siap bersikap kooperatif terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK.

“Hukum harus ditegakkan. Pemerintah daerah akan mendukung proses yang berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan lanjutan maupun agenda penyelidikan berikutnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.(muthia)

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan