Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

Pemkab Subang Resmi Cabut Status Darurat Banjir Pantura

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang resmi mencabut status Tanggap Darurat Bencana Banjir Pantura. Keputusan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Pasca-Bencana di Kantor Bupati Subang, Jumat (6/2/2026).

Meski status darurat berakhir, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita (Kang Rey) menegaskan bahwa pekerjaan besar baru saja dimulai, yakni fase transisi menuju pemulihan total.

Kang Rey memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian yang luluh lantak. Berdasarkan data Dinas Pertanian, sekitar 4.059 hektar sawah terdampak banjir.

Bupati meminta jajarannya tidak hanya menyajikan angka, tetapi melakukan validasi data yang akurat di lapangan.

“Kondisi memang membaik, tapi kita harus pikirkan nasib petani. Berapa kerugian riil mereka? Data ini harus valid agar bantuan dari pemerintah maupun skema asuransi pertanian tepat sasaran,” tegas Kang Rey, dilansir dari PikiranRakyat.com.

Berita Lainnya  Mojtaba Khamenei Resmi Pimpin Iran, Netanyahu Bersumpah Lanjutkan Perang

Strategi Tanggul 8 Meter, Normalisasi dan Embung

Terkait infrastruktur, Kang Rey menyoroti kondisi tanggul Sungai Cipunagara yang kian menipis dan rawan jebol. Mengingat keterbatasan anggaran pusat melalui BBWS, Pemkab Subang akan mengambil langkah mandiri untuk titik-titik yang paling mendesak (urgent).

“Saya sudah mengusulkan peninggian tanggul hingga delapan meter agar Pamanukan tetap aman saat debit air ekstrem. Sambil menunggu intervensi pusat, kita gerakkan sumber daya yang ada, termasuk dana CSR perusahaan,” tambahnya.

Berita Lainnya  700 Angkot Puncak Bogor Dapat Kompensasi Rp 1 Juta

Selain tanggul, pembangunan embung dan normalisasi sungai menjadi agenda jangka panjang yang mulai dikaji serius. Kabar baik bagi warga yang rumahnya rusak akibat terjangan air.

Bantuan dari Rans Entertainment (Raffi Ahmad dan Nagita Slavina) akan difokuskan untuk rehabilitasi bangunan. Kang Rey menginstruksikan para Camat untuk mendata rumah warga dengan teliti.

“Bantuan ini harus tepat sasaran. Jangan sampai tumpang tindih dengan program Rutilahu. Fokuskan pada kerusakan akibat banjir agar warga bisa kembali tinggal dengan layak,” perintah Bupati.

Sementara Kepala BPBD Subang, Udin Jazudin, melaporkan bahwa banjir kali ini melanda 9 kecamatan dan berdampak pada 77.426 jiwa.

Berita Lainnya  Baznas RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Mustahik di Bekasi

Meski 23.833 rumah sempat terendam dan ribuan hektar tambak terdampak, penanganan terpadu berhasil mencatatkan zero casualty atau tanpa korban jiwa.

Di lain sisi, Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana, mengapresiasi kinerja cepat Pemkab, TNI-Polri, dan relawan.

Ia berharap momen pemulihan ini menjadi titik balik bagi Subang untuk membangun sistem pencegahan banjir yang lebih permanen, termasuk melalui skema asuransi bagi para petani di zona rawan.***

Sumber : PikiranRakyat.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan