Jumat, April 10, 2026
spot_img

Para Polwan Cantik Subang Berikan Trauma Healing kepada Anak-anak Korban Banjir Pamanukan

SUBANG – Keceriaan terlihat saat anak-anak pengungsi korban banjir di tempat pengungsian sementara di bawah Fly Over Pamanukan mendapatkan trauma healing dari jajaran anggota Polwan Polres Subang dan Polsek Pamanukan, Selasa (27/1/2026).

Polwan-polwan cantik ini mengajak anak-anak korban banjir bermain, bernyanyi, menari hingga bermain ular-ularan.

Tidak hanya sampai di situ, anak-anak juga terlihat semakin bersemangat setelah diberikan hadiah berupa makanan ringan seperti coklat, permen hingga biskuit.

Mereka juga tampak tidak sabar menerima hadiah dan nyaris berebut hadiah tersebut. Kegiatan ini membuat suasana semakin mencair, dan anak-anak yang awalnya malu-malu mulai bermain berekspresi.

Berita Lainnya  Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

Kapolsek Pamanukan, AKP Udi Awaludin mengatakan, trauma healing ini dilakukan agar anak-anak korban banjir tidak merasakan bosan dan jenuh selama tinggal di tempat pengungsian, sekaligus secara psikologis dapat menghilangkan rasa trauma akibat bencana banjir tersebut.

“Kegiatan yang kami lakukan mengerahkan anggota Polsek Pamanukan dan Polwan Polres Subang untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak,” ujar AKP Udin Awaludin.

Trauma healing ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap korban banjir, khususnya anak-anak, agar bayang-bayang bencana yang telah terjadi dapat terlupakan.

Berita Lainnya  Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

“Kami melihat ketika anak-anak ini mendapatkan musibah, kita juga memberikan semacam edukasi, permainan dan hal-hal yang menyenangkan buat mereka,” jelasnya.

Kegiatan trauma healing inidilakukan secara intensif. Dan trauma healing ini juga bisa dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat yang peduli anak, termasuk oleh komunitas masyarakat, pemerintah, serta masyarakat luar.

“Selama ini mereka tinggal di pengungsian sehingga akan timbul kejenuhan. Maka dengan adanya trauma healing yang dilakukan oleh para polwan cantik yang sudah terlatih, mudah-mudahan dapat kembali membangkitkan semangat anak-anak korban banjir tersebut,” tandas Kapolsek Pamanukan.

Berita Lainnya  Bikin Heran dan Kesal! Setelah Motor Listrik, BGN Anggarkan Rp 6,9 Miliar untuk Belanja Kaos Kaki

Polres Subang berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada para korban banjir, termasuk melalui kegiatan trauma healing yang berkelanjutan.***

Sumber : tribratanews.jabar.polri.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Sebut Uang Ratusan Juta Disita dari Kamar Pribadi Ono Surono

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan lokasi penemuan uang ratusan juta yang disita terkait penggeledahan rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Disebutkan, barang...

Bikin Heran dan Kesal! Setelah Motor Listrik, BGN Anggarkan Rp 6,9 Miliar untuk Belanja Kaos Kaki

BANDUNG - Saat ini masyarakat Indonesia kembali dibuat heran dan kesal terkait pengadaan yang dibuat Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai terlalu mengada-ngada. Usai membeli...

Wakil Rakyat Karawang Tak Pernah Kritis karena Tersandera Pokir

ISU penyimpangan program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Karawang kembali ramai, pasca statement salah satu anggota dewan yang mengusulkan parkir gratis di RSUD Karawang. Perdebatan...

Awal Mula Pertemuan Sarjan dengan Ade Kunang hingga Berujung Kasus Suap Proyek

BANDUNG – Nama Yayat Sudrajat alias “Lippo” muncul dalam surat dakwaan kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini disidangkan di...

Pasca Peristiwa Pengeroyokan Maut di Hajatan Pernikahan, Om Zein Perketat Izin Keramaian

PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) mengaku akan memperketat izin keramaian di daerahnya seiring peristiwa penganiayaan tuan rumah hajatan hingga tewas...

Hukum

Kejari Bekasi Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti rampasan negara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan