Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

Om Zein Perintahkan Dinas Perkim Perbaiki Rumah Ambruk di Sukatani

PURWAKARTA – Tanpa menunggu lama, Bupati Saepul Bahri Bin Zein ( Om Zein) langsung perintahkan anak buahnya, perbaiki rumah Ambruk di Desa Cibodas Kecamatan Sukatani.

Om Zein, begitu mendapatkan informasi ada rumah ambruk karena cuaca ekstrem, langsung memberikan perintah ke dinas Perkim untuk segera turun memperbaikinya.

“Sudah saya perintahkan Perkim untuk segera memperbaiki,” kata Om Zein, melalui seluler, Minggu (07/12).

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Dian Andriansyah melalui Kepala Bidang Pemukiman Ofi Sopyan Gumelar.

Berita Lainnya  Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

“Kemarin sore dapat perintah dari Bupati, untuk segera memperbaiki rumah tersebut,” kata Ofi, via seluler Senin (08/12).

Pagi ini, tim sudah turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pendataan rumah korban yang ambruk akibat cuaca Ekstrim.

“Tim sudah melakukan verifikasi ke lapangan,” tambah Ofi.

Masih menurut Ofi, pembangunan rumah yang ambruk tersebut akan secepatnya ditangani dinas Perkim.

“Setelah data dan verifikasi masuk, secepatnya akan dibangun,” jelas Ofi.
Seperti diketahui,akibat cuaca ektrim dan curah hujan yang tinggi, satu rumah warga ambruk atap rumahnya.

Berita Lainnya  1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

Adapun rumah yang ambruk milik pa Mansur/Ibu Eros Alamat Kp cibodas RT 004/RW002 desa cibodas Kecamatan Sukatani.***

Sumber : PojokSatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan