Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Memanas! Warga Ngamuk Kepung Kantor Desa, Minta Curanmor Diserahkan untuk Dihakimi

KARAWANG – Ketegangan pecah di Desa Kuta Makmur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, pada Selasa (8/10) malam. Ribuan warga mengepung kantor desa setelah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan perangkat desa.

Dari video yang beredar, terlihat warga melempari kepolisian yang tengah berjaga dengan batu. Sebagian pagar pun dirobohkan.

Massa berteriak, meminta pelaku curanmor diserahkan untuk dihakimi di tempat.

Sekretaris Desa Kuta Makmur, Sulaeman, membenarkan kejadian itu. Dia menuturkan, massa mulai mengepung kantor desa sekitar pukul 19.00 WIB.

Amarah warga itu dipicu rasa jengkel akibat seringnya kasus curanmor di desa tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Berita Lainnya  700 Angkot Puncak Bogor Dapat Kompensasi Rp 1 Juta

“Warga meminta agar pelaku diserahkan, karena mereka sudah sangat resah dan sering menjadi korban,” ujar Sulaeman saat dikonfirmasi, Rabu (8/10).

Melihat situasi semakin panas dan massa terus berdatangan, Polsek Tirtajaya segera meminta bantuan personel dari Polres Karawang.

Setelah proses negosiasi yang cukup tegang, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi pelaku menggunakan truk Dalmas menuju Mapolres Karawang untuk menghindari amuk massa.

Wakapolres Karawang, Kompol Rizky Adi Saputro, bersama sekitar 60 personel gabungan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan negosiasi dengan warga.

Berita Lainnya  Gus Yaqut Pakai Rompi Orange : Saya Tidak Menerima Uang Sepeser pun...

Namun menurutnya, kondisi sempat kembali memanas. Massa yang tak puas dengan hasil negosiasi kembali melempari petugas dengan batu.

Akibatnya, satu anggota kepolisian mengalami luka di bagian kepala.

Sudah diamankan di Polres

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan, pelaku berinisial AS (30), warga Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta. Ia ditangkap warga setelah kepergok mencuri sepeda motor di Jalan Raya Kutamakmur–Srikamulyan, Desa Kutamakmur.

“Terduga pelaku sudah berhasil kita amankan ke Polres dan saat ini masih dalam pemeriksaan petugas,” ujar Wildan.

Berita Lainnya  Kali Pertama, Karut-marut Program MBG Dilaporkan ke Bareskrim

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, STNK, kunci kontak, serta kunci T yang digunakan untuk menjalankan aksinya.

Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah Karawang bagian utara. (*)

Artikel ini telah tayang di TvBerita.co.id : https://tvberita.co.id/news/regional/ribuan-warga-kepung-kantor-desa-di-karawang-desak-maling-motor-dihabisi-di-tempat/2/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan