Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Longsor di Arjasari – Bandung, 3 Warga Tertimbun Masih dalam Pencarian

BANDUNG – Upaya pencarian tiga korban tertimbun longsor di Kampung Condong, Desa Margaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, belum membuahkan hasil.

Tiga orang warga, yakni Aisyah (70), Citra (20), dan Alfa (15), belum ditemukan hingga Minggu (7/12/2025).

Salah satu relawan dari tim pencarian, Ripan (35), mengungkapkan, pencarian korban terkendala karena cuaca yang sempat hujan dan masih adanya potensi pergerakan tanah.

Selain itu, area longsor merupakan perkebunan dan sawah dengan kontur miring kaki gunung.

“Alat berat sudah ada, tapi tadi belum memungkinkan menggunakannya. Secara manual juga agak susah karena tanahnya masih bergerak,” kata Ripan saat dijumpai titik longsor, Minggu (7/12/2025).

Saat ini, pencarian dibagi menjadi dua titik, yaitu di area tempat tinggal Aisyah dan Citra. Titik kedua, di dekat sungai kecil, tempat terakhir kali keberadaan Alfa diketahui.

Berita Lainnya  Hampir 4 Ribu Warga Jabar Tertahan di Timur Tengah, Pemprov Buka Hotline

Tim SAR gabungan, menurut Ripan, sudah sempat menyisir dua titik tersebut namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan ketiga korban.

“Masih Wallahu Alam, di mana dan gimananya mereka,” ujar Ripan.

Dia menjelaskan, insiden longsor terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Aisyah yang sedang bersama Citra di rumahnya sempat keluar saat mendengar gemuruh pergerakan tanah, namun keduanya tidak selamat.

“Kalau Alfa katanya lagi main sama Ramdan di sini deket sungai. Ada saung juga di situ. Ramdan ditemukan warga, tapi Alfa belum,” kata Ripan.

Menurut dia, Ramdan mengalami patah kaki dan sempat dirawat di RS Nambo. Tetapi, kini telah dipindahkan ke RS Welas Asih.

Berita Lainnya  Gus Yaqut : Kebenaran akan Menemukan Jalannya

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Bambang Imanudin mengatakan bahwa alat berat sudah dapat masuk ke lokasi, tetapi pergerakannya terbatas.

“Saat ini alat berat sudah bisa masuk, tapi kami juga melakukan pencarian secara manual dibantu alkon. Akses sangat sulit, sehingga upaya manual tetap dominan,” ujar Bambang.

Dia menuturkan, pencarian sewaktu-waktu dihentikan sementara apabila cuaca gelap atau hujan deras turun.

“Jika cuaca tidak memungkinkan, tim akan kami tarik sementara. Begitu cuaca membaik, pencarian dilanjutkan,” katanya.

Bambang menjelaskan, longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Cibodas pada Jumat sore.

Berita Lainnya  Delpedro dkk Bebas, Yusril Minta JPU Tak Cari-cari Alasan Kasasi

Hujan itu kemudian memicu retakan awal pada mahkota tebing sebelum akhirnya ambruk dan menimbun rumah warga.

“Retakan seperti ini seharusnya bisa diantisipasi lebih awal, termasuk percepatan pengalihan warga dari zona rawan,” ujarnya.

Sebanyak lima rumah rusak berat dan tertimbun material longsor. Selain itu, sekitar 110 rumah lain berada di zona berpotensi terdampak dan direkomendasikan untuk dikosongkan sementara.

Kemudian, tiga warga masih dicari, yakni Alfa (15), Citra (20), dan Aisyah (75).

“Mereka masih dalam satu keluarga,” kata Bambang.***

Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2025/12/07/140805178/pencarian-3-korban-longsor-arjasari-bandung-terkendala-cuaca-dan-tanah-yang?page=2.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan