Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

Gereja Mau Disita Bank karena Nunggak Utang Rp 6 Miliar, Pendeta ini Menangis Sampai Sujud Minta Bantuan KDM

CIANJUR – Alasan karena menunggak utang hingga Rp 6 miliar, salah satu gereja di Kabupaten Cianjur akan dieksekusi (disita) oleh Pengadilan Negeri setempat pada 20 Agustus 2025.

Atas persoalan ini, salah seorang pendeta bernama Paripurna Simatupang menghadap Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk meminta bantuan.

Sambil menangis, pendeta ini mengungkapkan bahwa gereja yang selama ini ia urus tanahnya dijadikan jaminan ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Atas persoalan ini, Sang Pendeta mengaku bahwa pihaknya sedang mengajukan Kasasi melalui pengacaranya.

Berita Lainnya  Wali Kota Tri : Pendatang Harus Siapkan Skill untuk Bersaing

KDM menegaskan bahwa eksekusi merupakan hak pengadilan yang tidak bisa diintervensi. Jika memang masih dalam Kasasi, KDM menyarankan pengacara gereja untuk menyurati dan meminta pengadilan untuk menunggu eksekusi sampai dengan ada keputusan hukum yang inkrah.

“Begitu ya pak ya, kan setelah MA masih ada PK. Itu aspek pendekatan hukumnya,” tutur KDM, dilansir dari unggahan video instagram pribadinya.

Sementara dari aspek normatif, atas nama Pemprov Jabar KDM mengaku akan berkomunikasi dengan pihak pengadilan.

Berita Lainnya  Rusak Estetika Kota, Reklame Liar di Bantargebang - Setu Ditertibkan

Setelah mendengarkan kronologis kenapa gereja sampai berhutang ke BPR, akhirnya KDM mengaku akan berusaha untuk melunasi utang gereja sebesar Rp 6 miliar tersebut.

KDM menegaskan bahwa pihak BPR tidak boleh merugi, dan aktivitas gereja harus tetap berjalan. “Tugas Gubernur hari ini mencari uang untuk membayarkan utang gereja ke BPR,” kata KDM.

“Siap bapak, siap…,” timpal Pendeta Paripurna Simatupang yang langsung bersujud berterima kasih kepada KDM.

“Udah bapak tenang aja, pimpin jama’ah. Nanti itu kita cari jalan keluarnya ya,” timpal KDM.

Berita Lainnya  Polres Purwakarta Tanam Jagung Serentak Kuartal I

Di dalam unggahan video sebelumnya, KDM mengaku akan mengumpulkan pengusaha kristiani yang merupakan teman-temannya untuk mencari atas persoalan gereja di Cianjur ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan