Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Mantan Ketua Ormas di Purwakarta

Sejumlah fakta terungkap dalam kasus pembunuhan mantan ketua Ormas di Kampung Malang Nengah Wetan, Kelurahan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Kamis (20/3/2025) pagi.

Korban Mantan Ketua GMBI

Korban pembunuhan diketahui Asep Budi Kusnadinata (52), mantan ketua Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Purwakarta.

Kondisi Asep Budi saat ditemukan di depan rumahnya sudah bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam di tubuhnya.

Pelaku pembunuhan tidak dikenali, karena saat kejadian menggunakan masker dan kupluk.

Namun polisi sudah mengantongi identitas pelaku dan kini sedang melakukan pengejaran.

Korban Sempat Mengejar Pelaku

Menurut keterangan kerabat korban, Sandra, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, Budi sedang tidur di ruang tengah rumah, sementara Sandra berada di kamar mandi.

Tiba-tiba, terdengar keributan hingga membuat Sandra bergegas keluar kamar mandi.

Ia mendapati Asep Budi dalam kondisi terluka parah. Menurutnya, korban sempat berusaha mengejar pelaku.

“A Budi ngejar pelaku keluar rumah, saya teriak minta tolong, tapi a Budi sudah banyak luka terus banyak darah juga,” ujar Sandra dengan suara gemetar kepada wartawan di lokasi, Kamis (20/3/2025), dikutip dari TribunJabar.id.

Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan, pelipis mata, dada, serta luka tusuk di bagian perut.

Meskipun dalam kondisi terluka, Asep Budi masih berupaya melawan dan mengejar pelaku hingga keluar rumah. Namun, tak berselang lama, ia meninggal dunia.

Pelaku Sempat Nanya Alamat Korban ke Warga

Sandra menyebut bahwa pelaku membawa senjata tajam, tetapi ia tidak mengenali sosok tersebut.

Selain itu, ia memastikan bahwa tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban.

“Dia pakai kupluk dan penutup muka, bawa pisau. Saya tidak kenal siapa dia,” katanya.

Pelaku rupanya sempat menanyakan alamat rumah korban kepada warga sekitar.

Hal ini diungkap oleh Ketua RW 10, Ivan Adi Gunawan.

“Ada laporan dari warga bahwa pelaku menanyakan alamat rumah korban dan meminta diantar ke Jatiluhur setelah kejadian,” ujar Ivan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.

“Pada tubuh korban, terdapat empat luka tusuk, yaitu ada di pipi, kemudian di ulu hati dan di lengan. Kemudian, juga ada satu sabetan di sekitar pundak. Akibatnya, korban mengalami pendarahan yang luar biasa, dan tewas di sekitar rumahnya,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah, di Mapolres Purwakarta, Kamis (20/3/2025) sore.

Identitas Pelaku Sudah Diketahui Polisi

Sementara itu, Tim Satreskrim dan Inafis Polres Purwakarta segera mendatangi rumah korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses identifikasi.

Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini.

AKBP Lilik Ardiansyah mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Terduga pelaku kini tengah diburu oleh pihak kepolisian.

“Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi. Kami juga sudah mengantongi identitas pelaku,” ujarnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polres Subang Ungkap Kasus Pemerasan Modus ‘Polisi Gadungan’

SUBANG - Sindikat kasus pemerasan dengan bermodus polisi gadungan berhasil diungkap Polres Subang. Tiga pelaku ditangkap setelah terbukti melakukan aksi pemerasan dengan mengaku sebagai...

Irit Bicara, Lurah Jujun Bantah Beri Informasi Keliru ke KDM

KARAWANG - Kepala Desa (Kades) Wadas, Kecamatan Telukjambe Barat, Junaedi (Lurah Jujun) terkesan irit bicara, saat dikonfirmasi mengenai pernyataanya di video viral yang menyatakan...

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI