Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

DPRD Tak Butuh Dewan Pakar Lagi? HES : “Tunggu Usulan AKD dan Fraksi Saja!”

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Belum ada kepastian kapan akan dibentuk Pansel untuk menyeleksi Kelompok Pakar atau Dewan Pakar DPRD Karawang masa Periode 2024-2029.

Pasalnya, sampai saat ini DPRD Karawang belum menerima usulan Dewan Pakar dari Fraksi maupun Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Demikian disampaikan Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin (HES), saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (6/1/2025).

Pada prinsipnya, kata HES, ia bersama unsur pimpinan DPRD yang lain masih menunggu usulan Fraksi dan AKD terkait keberlangsungan Dewan Pakar.

Berita Lainnya  Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

“Jadi kalau AKD dan Fraksi belum mengusulkan, itu artinya mereka belum butuh,” kata HES.

Kenapa Dewan Pakar tidak absen atau ngantor setiap hari?, padahal gaji Rp 7,5 juta mereka terima setiap bulan?.

Menjawab pertanyaan ini, HES menegaskan bahwa tugas Dewan Pakar adalah memberikan masukan ide dan gagasan kepada DPRD dalam setiap problematika yang muncul. Terlebih saat pembahasan di rapat komisi.

“Gaji itu bentuk apresiasi profesi kepada mereka yang selama ini diberikan setiap sebulan sekali. Tetapi kan mereka standbay setiap hari (ngantor, red),” kata HES.

Berita Lainnya  Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Karawang, dr. Dwi Susilo menjelaskan, pada prinsipnya Kelompok Pakar atau Dewan Pakar sama seperti staf ahli bupati atau staf ahli fraksi yang memberikan masukan ide dan gagasan.

Meskipun statusnya bukan pejabat negara, tetapi keberadaan Dewan Pakar masih digaji oleh APBD seperti layaknya ASN maupun anggota dewan. Sehingga ke depan, masalah kehadiran Dewan Pakar perlu dilakukan sistem absensi.

“Atau bisa juga, kalau Dewan Pakar tidak perlu absensi, maka gaji mereka bukan perbulan. Tetapi dibayar setiap ada agenda kajian di DPRD,” tandas Dwi, seraya menegaskan bahwa sampai saat ini Bagian Kesektariatan DPRD masih menunggu usulan dari para pimpinan DPRD mengenai keberlangsungan Dewan Pakar.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan