Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Dituding Korupsi Bersama Maruarar Sirait, ini Jawaban Dedi Mulyadi

BANDUNG – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dituding terlibat tindak pidana korupsi bersama Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi.

Tudingan ini terdapat dalam konten unggahan akun TikTok DPP NCW yang hingga Rabu (17/9/2025) sore, telah ditonton sebanyak 78,8 ribu kali.

Dalam video yang diunggah, menampilkan cuplikan momen saat Dedi Mulyadi dan Maruarar Sirait sama-sama menghadiri acara peluncuran renovasi rumah, bagian dari program Bebenah Kampung di Jalan Pagarsih, Kota Bandung, Jabar, pada 3 Mei 2025 lalu.

Video disertai yang menyebut bahwa Maruarar Sirait bersama Dedi Mulyadi diduga terlibat dalam penerimaan suap dan gratifikasi terkait proyek perumahan dan penguasaan tanah. Skema tersebut diduga juga melibatkan oknum konglomerat.

Adapun dalam rumor ini, KPK, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Kejaksaan Agung (Kejagung) pun diminta untuk menelusuri sumber dana pembelian rumah mewah Maruarar Sirait di kawasan Menteng, Jakarta.

Rumah mewah itu disebut bernilai Rp 150 – 200 miliar.

Di sisi lain, tudingan keterlibatan Menteri PKP dan Gubernur Jabar dalam tindak pidana korupsi ini telah sampai di telinga Dedi Mulyadi.

Melalui video yang diunggah di akun resmi Instagram miliknya, @dedimulyadi71 pada Rabu (17/9/2025), Dedi Mulyadi menegaskan bahwa konten bernarasikan dirinya dan Maruarar Sirait diduga menerima suap tersebut adalah berita bohong atau hoaks (hoax).

Berita Lainnya  Yang Janji Relokasi Dedi Mulyadi, Yang Dibikin Pusing Lurah Jujun

“Saya berharap yang membuat narasi ini, yang membuat postingan ini, yang menggiring opini yang dilakukan ini memiliki kesadaran bahwa tidak boleh membuat sesuatu narasi yang di-posting di depan publik tanpa data dan fakta,” ujar pria yang akrab disapa sebagai Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu.

KDM menjelaskan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut hanyalah sebagai bentuk dukungan.

Selain Dedi Mulyadi dan Maruarar Sirait, acara peluncuran perbaikan rumah program Benah Kampung di Bandung tersebut juga dihadiri oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.

Sebagai informasi, Yayasan Buddha Tzu Chi adalah organisasi nirlaba internasional yang bergerak di bidang kemanusiaan dan sosial.

Organisasi itu didirikan oleh Master Cheng Yen, seorang biksuni asal Taiwan, pada 14 April 1966.

Kantor pusatnya berada di Hualien, Taiwan, dan telah berkembang ke lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia.

“Kehadiran saya di acara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pak Maruarar Sirait itu sebagai gubernur yang menyambut baik adanya pembangunan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah,” ungkap Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Nusron Wahid Dikejar dan Dicecar Pertanyaan oleh Wartawan : "Ini Saya Mau Pulang"

“Ada rumah yang diberikan secara gratis, ada rumah dengan kredit murah, dan di situ ada Yayasan Buddha Tzu Chi yang memberikan bantuan pada warga hampir 2 ribu rumah diberikan untuk warga Jabar secara cuma-cuma,” sambungnya.

Dedi Mulyadi juga membantah narasi yang menyebut dirinya menerima aliran dana.

Ia mengaku bahwa pembangunan perumahan elite di Jabar terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai gubernur.

Sebagaimana diketahui, Dedi Mulyadi resmi dilantik menjadi Gubernur Jawa Barat pada 20 Februari 2025.

“Kemudian berbagai opini yang dibangun, yang mengatakan saya di situ ada aliran dana segala macam, saya menjadi bingung. Pertama, saya jadi gubernur baru 7 bulan. Yang kedua, tidak ada kewenangan gubernur untuk membuat izin-izin perumahan. Semua izinnya ada di bupati walikota,” jelas Dedi Mulyadi.

“Selanjutnya, bahwa pembangunan perumahan-perumahan elite di Jawa Barat itu dilakukan dulu sebelum saya jadi gubernur dan kemudian Pak Ara punya rumah mewah itu dibangun dulu sebelum saya jadi gubernur. Untuk itu, nanti kalau bikin narasi, opini, tuduhan, sebaiknya disajikan data-data agar tidak menjadi fitnah,”

Berita Lainnya  Prabowo Percaya Diri Disegani Pimpinan Dunia : "Mungkin Mereka Takut Sama Saya"

“Dan saya sendiri sampai hari ini, enggak pernah tuh ada urusan-urusan dengan perizinan dengan orang-orang yang dimaksudkan tadi,” imbuhnya.

Dengan santai, Dedi Mulyadi mempersilakan bagi para pihak untuk melaporkannya.

“Silakan saja dilaporkan ke manapun, bagi saya sih ya relax-relax saja, saya tidak merasa perjalanan politik yang saya jalani sekarang ini melibatkan mereka dalam berbagai kepentingan dan urusan di Jawa Barat,” tutur KDM.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menilai bahwa selama ini dirinya tegas dalam menindak pebisnis yang melanggar dengan sanksi berupa menutup usaha, mengenai denda, hingga merekomendasikan pidana.

“Dan saya selalu bertindak tegas pada siapapun yang melakukan pelanggaran atas usaha yang dilakukan yang itu merugikan masyarakat,” kata Dedi Mulyadi.

Terakhir, Dedi Mulyadi berpesan agar konten yang diunggah sebaiknya mendidik, bukannya menyebar berita bohong.

“Bikin posting yang baik, yang mendidik, dan tidak menebar hoaks,” tandasnya.

Artikel ini telah terbit di TribunNews : https://m.tribunnews.com/nasional/7729899/sosok-maruarar-sirait-menteri-pkp-dituding-korupsi-bareng-dedi-mulyadi-gubernur-jabar-klarifikasi?page=all

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan