Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Danantara dan Purbaya akan ke China Negosiasi Utang Whoosh

JAKARTA – Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir buka suara usai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta untuk ikut ke China bersama tim negosiasi, untuk membahas utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Menurut Pandu, Purbaya akan turut serta bersama Danantara yang akan berangkat ke China untuk negosiasi tersebut.

“Iya dong (ikut) Pak Purbaya kan menkeu, dia tentu akan masuk di sana,” ujar Pandu dalam agenda Business Forum di Jakarta pada Rabu (19/11/2025).

Berita Lainnya  Update Longsor TPST Bantargebang : 6 Meninggal, 6 Selamat, 1 Masih Pencarian

Sayangnya, Pandu tidak mau mengatakan kapan tim negosiasi akan terbang ke China.

Dia menyerahkan keputusan tersebut kepada Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

Adapun terkait keputusan apakah pemerintah ikut menanggung utang Kereta Cepat Whoosh dari sisi infrastruktur, Pandu enggan berbicara lebih jauh.

Pandu hanya mengatakan bahwa perkembangan keterlibatan pemerintah itu akan disampaikan pada Jumat pekan ini.

Diberitakan sebelumnya, Purbaya mengatakan dirinya ingin ikut serta dalam perkembangan diskusi yang dilakukan tim terkait, agar tidak hanya mengetahui hasil akhirnya tetapi juga memahami prosesnya secara menyeluruh.

Berita Lainnya  Bareskrim Ungkap Peredaran Uang Palsu di Purwakarta

Menurutnya, yang terpenting adalah mencari opsi terbaik bagi negara. Karena itu, seluruh tahapan masih terus dikaji sebelum pemerintah menentukan langkah yang akan diambil.

“Makanya saya bilang, kalau nanti mereka diskusi di sana, saya ikut. Saya mau lihat, jangan sampai saya rugi-rugi amat. Tapi kita lihat yang terbaik buat keluarga negara ini,” kata Purbaya dalam Media Briefing di Kantor Kementerian Keuangan, pada Jumat (14/11/2025).

Purbaya mengatakan soal utang proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) masih dalam tahap pembahasan.

Berita Lainnya  Warga Menangis Tagih Janji KDM dan Lurah Jujun

Namun, ia mengakui secara pribadi tidak ingin melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk hal tersebut.

“Kalau saya, mending nggak bayar. Tapi itu kan ada kebijakan pemimpin di atas, ya, ini belum putus,” jelas Purbaya.***

Sumber: https://money.kompas.com/read/2025/11/19/121119626/danantara-ajak-menkeu-purbaya-ke-china-negosiasi-utang-whoosh.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan