PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia dapat mewujudkan pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Purwakarta.
Sekolah berasrama gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mereka yang putus sekolah, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan.
Harapan itu disampaikan Binzein secara langsung kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional di kompleks Setda Kabupaten Purwakarta, Sabtu (14/3/2026) malam.
“Kami berharap kepada Pak Mensos agar harapan masyarakat Purwakarta untuk memiliki Sekolah Rakyat dapat segera terwujud. Enam bulan lalu kami sudah mengajukan proposalnya dan mudah-mudahan segera mendapat persetujuan,” ujar Binzein kepada wartawan di lingkungan Pemkab Purwakarta, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Binzein, kunjungan Mensos tersebut menjadi energi sekaligus motivasi baru bagi Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kunjungan ini menjadi energi baru dan semangat baru bagi Pemkab Purwakarta,” katanya.
Menanggapi permintaan tersebut, Mensos Gus Ipul menyatakan siap memberikan dukungan penuh agar program Sekolah Rakyat dapat segera hadir di Purwalarta.
“Saya tentu akan memberikan dukungan penuh kepada Pak Bupati agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat bisa segera hadir di sini,” kata Gus Ipul.
Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan keberadaan Sekolah Rakyat di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Bahkan, untuk tingkat provinsi, jumlahnya bisa mencapai satu hingga empat sekolah, menyesuaikan dengan jumlah penduduk.
Menurut Gus Ipul, saat ini pemerintah tengah mempercepat proses pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat yang masih memiliki sejumlah kabupaten dan kota tanpa fasilitas tersebut.
“Kami mendorong pemerintah daerah segera mengajukan lahan agar bisa diverifikasi dan divalidasi oleh Kementerian PUPR. Setelah itu, mudah-mudahan dapat segera dibangun gedung permanen Sekolah Rakyat” ucapnya.
Jika terealisasi, kehadiran Sekolah Rakyat di Purwakarta diharapkan menjadi solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. (*)
Sumber : TribunNews










