Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Buang Sampah ke Sungai Bisa Ancam Ekosistem Laut

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Siapa bilang buang sampah di sungai hanya menjadi penyebab banjir dan menganggu ekosistem sekitar. Faktanya, membuang sampah ke sungai juga dapat mengancam ekosistem laut.

Oleh karenanya, Ketua Cipta Pesona Desa, Ahmad Fatoni menghimbau agar masyarakat tak membuang sampah ke sungai. Karena muaranya sampah sungai akan menumpuk di laut. Sehingga banyak mengakibatkan tanaman mangrove dan ekosistem laut mati.

“Saya menghimbau kepada semua masyarakat jangan membuang sampah di sungai. Karena sampah di sungai-sungai itu akan berakhir di laut juga,” tutur Ahmad Fatoni, saat memandu kegiatan penanaman 25 ribu bibit mangrove oleh ASLIK3 Indonesia, di Pantai Muara Baru Cilamaya Wetan, Minggu (1/12/2024).

Penggiat mangrove yang akrab disapa Kang Toni Mangrove ini juga menjelaskan, bahwa panjang Pantai Muara Baru sekitar 3,8 km. Yaitu dengan 800 m yang sudah ditanam konservasi mangrove, dengan total 200 ribuan pohon mangrove yang tertanam.

Dijelaskannya, bibi mangrove yang ditanam sudah dikatakan usia dewasa ketika sudah berumur 3 tahun. Yaitu dimana cabangnya sudah banyak dan akar gantung sudah tumbuh.

“Ketika ada gelombang pasang pun bisa meredam gelombang pasang tersebut,” katanya.

Sementara saat berdiskusi dengan Pengurus ASLIK3 Indonesia, Toni Mangrove berharap Desa Muarabaru bisa menjadi desa tujuan masyarakat dari luar desa. Karena ketika banyak orang berdatangan ke Muarabaru, khususnya dengan tujuan destinasi wisata laut, maka pembangunan Muarabaru akan semakin berkembang.

“Saya meyakini ketika bangak orang datang ke Muarabaru, maka akan jadi perhatian pemerintah, dan pembangunannya akan semakin berkembang dan maju,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI