Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Bekasi Berangkatkan 8 Truk Logistik untuk Bantuan Korban Bencana Aceh-Sumatera

BEKASI – Sebanyak 8 truk logistik bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi diberangkatkan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, pada pada Jumat (05/12/2025).

Pengiriman bantuan tahap pertama ini dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin di Kantor BPBD Kabupaten Bekasi menuju Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berada di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan gotong royong seluruh perangkat daerah, para camat dan kalangan dunia usaha, dalam aksi kemanusiaan membantu sesama yang terkena dampak bencana di Sumatera.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berdonasi untuk saudara-saudara kita, korban bencana di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Karena bantuan ini tidak hanya berasal dari kepala perangkat daerah, tetapi juga dari para camat dan perusahaan,” ujar Sekda.

Berita Lainnya  Dugaan Malapraktik Persalinan, Klinik Zhafira Zarifa Karawang Disomasi Kuasa Hukum Pasien

Sekda juga mengapresiasi jajaran Polres Metro Bekasi yang turut mengawal pengiriman bantuan hingga ke Posko BNPB yang akan diteruskan ke lokasi bencana terdampak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di lokasi bencana,” ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi menyebutkan, BPBD Kabupaten Bekasi memberangkatkan 8 truk logistik pada tahap pertama pengiriman. Menurutnya bantuan masih akan terus berdatangan yang direncanakan pada tahap dua pekan depan.

“Untuk tahap pertama ini pengiriman sebanyak 8 truk logistik. Insya Allah bantuan ini masih terus berdatangan ya, mungkin untuk tahap kedua akan kita agendakan lagi minggu depan untuk pengiriman logistiknya” ujar Dodi.

Berita Lainnya  Diduga Soal Perbuatan Asusila, Kadishub Karawang Dilaporkan ke BKN

Lebih lanjut, Dodi menjelaskan setibanya di Posko BNPB, BPBD Kabupaten Bekasi mendapat nomor antrean penyaluran berdasarkan nomor antrean yang telah ditetapkan.

“Di sini kita mendapat nomor antrian 39. Tentunya kita harus bersabar menunggu sehingga 8 mobil menginap disini termasuk personelnya sampai loading tiba kemungkinan pada pagi hari baru,” ungkapnya.

Dodi menambahkan sekitar 70 persen bantuan dari berbagai pihak di Kabupaten Bekasi telah diterima oleh Posko BNPB. Sementara untuk sisanya akan dilanjutkan melalui pengiriman tahap kedua dengan jumlah kendaraan yang lebih sedikit.

Adapun bantuan yang dikirimkan berupa kebutuhan pokok, seperti beras, sarden, biskuit, makanan siap saji, mie instant, makanan ringan, air mineral, selimut, matras, alat kesehatan dan kebersihan.

Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rizky Khusoyassin mengapresiasi kontribusi Kabupaten Bekasi yang menjadi daerah pertama di Jawa Barat mengirimkan bantuan di posko BNPB dalam mendukung kegiatan klaster nasional Indonesia.

Berita Lainnya  Ramai Video Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berjalan di Atas Bara Api, Ini Penjelasannya!

“Untuk Provinsi Jawa Barat yang sudah kami terima bantuannya sementara ini dari Kabupaten Bekasi. Kami juga menerima informasi bahwa sudah ada bantuan dari Pemprov Jawa Barat menyalurkan bantuan secara langsung ke Aceh,” terangnya.

Rizky memastikan bantuan dari Kabupaten Bekasi telah diterima melalui tanda terima bersama BNPB berupa bantuan makanan dan non makanan yang berasal dari berbagai pihak khususnya masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kami atas nama BNPB mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang sudah menyiapkan dan mengumpulkan bantuan-bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana di Pulau Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tutupnya.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan