Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

Banjir di Karawang Makan Korban Jiwa Penyandang Disabilitas

KARAWANG – Banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang memakan korban jiwa. Seorang pemuda penyandang disabilitas mental tewas setelah diduga terperosok dan hanyut di jalanan yang terendam banjir.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/1/2026), saat banjir masih merendam permukiman dan akses jalan warga di Desa Karangligar.

“Peristiwa itu terjadi Senin kemarin. Korban bernama Adi Suwardi (29) ditemukan meninggal dunia di sekitar kediamannya, RT 01 Dusun Pangasinan, Desa Karangligar,” ujar Fiki saat dihubungi detikJabar, Selasa (20/1/2026).

Fiki menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan aparat desa. Korban terakhir terlihat sekitar pukul 13.00 WIB tengah berjalan di area banjir setinggi 80 sentimeter menuju kantor desa yang menjadi lokasi pengungsian warga.

Berita Lainnya  Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

“Saat itu Ketua RT dan petugas Linmas melihat korban berjalan sendirian di tengah genangan air. Mereka menegur agar korban kembali ke rumah, namun tidak direspons. Korban justru terus berjalan menjauh,” kata dia.

Fiki mengungkap korban merupakan penyandang disabilitas mental sejak lahir. Warga sekitar telah memaklumi kondisi korban yang memang sulit diarahkan.

“Karena kondisi tersebut, warga menyadarinya. Tak lama, orang tua korban menyadari anaknya tidak ada di rumah, lalu mencarinya dan bertanya kepada Pak RT serta petugas Linmas,” paparnya.

Aparat desa segera meneruskan informasi tersebut kepada tim penanganan banjir yang bertugas di wilayah Karangligar. Seluruh personel relawan pun langsung melakukan pencarian intensif.

Berita Lainnya  4 Produsen dan Pengedar Uang Palsu Asal Jawa Barat Ditangkap

“Personel di lapangan menyisir area permukiman yang biasa dilewati korban. Namun, hingga sore hari pencarian belum membuahkan hasil,” ucap Fiki.

Dalam pencarian itu, tim menggunakan metode e-SAR dan perahu untuk menyisir jalan yang terendam. Petugas menduga korban terperosok ke bahu jalan yang rusak akibat tergerus banjir.

“Melalui metode e-SAR, jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.12 WIB. Lokasinya tak jauh dari titik terakhir korban terlihat. Bahu jalan di sana memang rusak tergerus banjir,” ungkapnya.

Berdasarkan penelusuran lapangan, korban diduga terperosok ke bahu jalan yang jebol. Jalan tersebut terendam banjir dengan kedalaman sekitar 80 sentimeter dan memiliki arus yang cukup kuat di sisi jalan.

Berita Lainnya  Maksiat di Bulan Suci Ramadhan, Aparat Gabungan Amankan 26 Pasangan 'Kumpul Kebo'

“Kondisi air yang keruh dan arus kuat membuat area tersebut sangat berbahaya bagi pejalan kaki. Minimnya pembatas jalan serta marka pengaman turut memperbesar risiko kecelakaan,” ujar Fiki.

“Tragedi ini menjadi pengingat akan bahaya laten banjir. Kami meminta warga untuk tetap waspada, membatasi aktivitas di area banjir, serta segera melapor jika melihat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” pungkasnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan