Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

‘Air Mata Buaya’ Lurah Jujun, Mewek Minta Bantuan Klarifikasi ke Dedi Mulyadi

KARAWANG – Kepala Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, Junaedi alias Lurah Jujun – sosok yang selama ini ‘dielu-elukan’ netizen karena aksinya dalam menertibkan bangunan liar (bangli), ternyata diduga menjadi salah satu oknum yang menyewakan tanah Jasa Marga kepada para penghuni bangli.

Dan selama menertibkan bangli, Lurah Jujun terlihat tegas dan berani, karena selalu mengklaim “ATAS PERINTAH” Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.

Tetapi kedok Lurah Jujun mulai terbongkar saat Abdul – salah seorang penghuni bangli di sekitar Gerbang Tol Karawang Barat mengaku telah menyewa tanah kepada Lurah Jujun sebesar Rp 10 juta rupiah per tahun.

Berita Lainnya  PKB Karawang Berangkatkan 120 Warga yang Ikut Mudik Gratis

Abdul – warga asal Bekasi ini meminta pertangungjawaban Lurah Jujun ketika bangli yang dihuninya dibongkar oleh aparat gabungan. Lurah Jujun dinilai lepas tangan dari tanggungjawab dan malah mengembalikan sebagian uang sewa.

Meski Salah, Dedi Mulyadi Tetep Bela Lurah Jujun

Di kesempatan lain lewat video yang viral di berbagai platform media sosial, Lurah Jujun terlihat ‘mewek’ saat meminta bantuan klarifikasi ke Dedi Mulyadi. Karena dampak pengakuan dari pemilik bangli tersebut, akhirnya Lurah Jujun banyak di-bully netizen.

Berita Lainnya  Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KDM mencoba membantu klarifikasi atas ‘fitnah’ yang ditujukan kepada Lurah Jujun.

Disampaikan KDM, sebenarnya warga tersebut (penghuni bangli) telah menyewa tanah milik Lurah Jujun untuk tempat tidur dan kamar mandi. Tetapi malah menempati tanah Jasa Marga untuk usaha (dibangunkan bangli).

“Jadi sebenarnya uang sewa itu untuk nyewa tanah Pak Lurah, bukan tanah negara, bukan begitu,” tanya Dedi Mulyadi.

“Iya betul,” jawab Lurah Jujun.

Namun demikian atas klarifikasi tersebut, kini publik masih bertanya-tanya apakah klarifikasi yang disampaikan tersebut benar adanya?.

Berita Lainnya  2 Bupati Sudah Jadi Tersangka, KPK Ingatkan Kepala Daerah Tidak Minta Jatah THR

Karena publik masih menaruh kecurigaan, jika Lurah Jujun merasa tidak bersalah, kenapa ia mengembalikan sebagian uang sewa kepada pemilik bangli?.

Terlebih publik menilai tangisan Lurah Jujun di depan Dedi Mulyadi hanya merupakan ‘air mata buaya’, bukan tangisan murni yang lahir dari hati nurani Lurah Jujun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan