Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Proyek Wisata Air Kalimalang Ditarget Rampung Maret 2026

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui PT Mitra Patriot (Perseroda) resmi menjalin kerja sama dengan PT Miju Dharma Angkasa untuk pengembangan wisata air Kalimalang.

Proyek senilai Rp48 miliar ini ditargetkan rampung sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi pada Maret 2026.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi sekaligus menyediakan ruang rekreasi yang mudah diakses masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kita bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi pemerataan keadilan. Seluruh masyarakat berhak menikmati hasil pembangunan. Destinasi ini nanti murah meriah, masuknya tidak bayar, tapi mampu membuka ekonomi,” ujar Tri saat menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Mitra Patriot (Perseroda) dan PT Miju Dharma Angkasa, Senin (8/12).

Berita Lainnya  Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

Tri menambahkan, konsep wisata air Kalimalang akan mengusung permainan cahaya, musik, dan visual modern. Ia berharap kawasan tersebut dapat menjadi ikon baru Kota Bekasi dengan daya tarik yang tidak kalah dari fasilitas serupa di luar negeri.

“Mimpi 2026 kita memiliki satu destinasi yang luar biasa. Kalau bisa nggak kalah sama yang ada di Korea dan Uzbekistan,” tambahnya.

Sementara, Direktur Utama PT Mitra Patriot (Perseroda), David Rahardja, menjelaskan bahwa proses revitalisasi akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai dengan perbaikan dan renovasi sejumlah jembatan yang menjadi akses utama di sepanjang Kalimalang.

Berita Lainnya  Ustaz Das'ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : "Penjilat Luar Biasa itu"

“Pemenang lelang akan merenovasi jembatan dengan anggaran non-APBD. Mereka sudah boleh bekerja sejak hari ini,” ujar David.

Selain pembenahan infrastruktur, kawasan wisata air Kalimalang juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti gerai UMKM, area kuliner, hingga wahana perahu untuk menambah pengalaman wisata pengunjung.

David menambahkan, keberadaan destinasi ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menahan arus belanja masyarakat yang selama ini lebih memilih berlibur ke luar kota.

Berita Lainnya  Audiensi dengan BPJS Kesehatan, LSM Laskar NKRI Dorong Peningkatan Layanan dan Penguatan Aduan Masyarakat

“Masyarakat Kota Bekasi tidak perlu jauh-jauh. Uang mereka tidak kemana-mana, bisa meningkatkan PAD dan menjadi wujud baru destinasi wisata,” pungkasnya. (cr1)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan