Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Sumringah! Ribuan Guru Ngaji dan Pendidik Keagamaan di Subang Terima Bantuan Honor

SUBANG – Program Saba Desa di Kecamatan Cijambe kembali menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Subang untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada Jumat (28/11/2025), Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, BR, S.IP., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Anjani Reynaldy, S.IP., menyerahkan secara simbolis pembukaan rekening BJB bagi ribuan guru ngaji, tenaga pendidik Diniyah Takmiliyah, dan honorer madrasah.

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Cijambe itu dipadati oleh para penerima manfaat dari berbagai wilayah.

Mereka hadir sejak pagi untuk mengikuti kegiatan penyaluran yang digabungkan dengan rangkaian Saba Desa, sebuah program jemput bola Pemkab Subang yang fokus menghadirkan layanan pemerintahan langsung ke desa-desa.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Subang menuntaskan penyaluran honor bagi 8.000 pendidik keagamaan, yang terbagi dalam tiga kelompok besar:

Berita Lainnya  KDM atau H. Jenal Aripin yang 'Cuci Tangan', Askun : "Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?"

– 3.000 guru ngaji di bawah Forum Komunikasi Guru Ngaji (FKGN) Subang

– 3.000 pendidik Diniyah Takmiliyah dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Subang

– 2.000 tenaga honorer madrasah dari Forum Tenaga Honorer Madrasah Indonesia (FTHMI) Subang

Bupati Subang Kang Rey menegaskan bahwa penyaluran honor langsung melalui rekening BJB merupakan langkah penting untuk memastikan hak para guru diberikan secara transparan, aman, dan tanpa potongan apa pun.

“Ini supaya para guru betul-betul mendapatkan gaji atau honornya langsung ke rekening masing-masing, mudah diakses, dan tanpa potongan apa pun,” kata Kang Rey dalam sambutannya.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Ia menjelaskan, para guru ngaji dan pendidik keagamaan adalah bagian penting dalam membangun karakter generasi Subang.

Karena itu, Pemkab Subang berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap mereka, salah satunya melalui tata kelola pembayaran honor yang lebih bersih dan efisien.

Kang Rey juga menyoroti pentingnya pendidikan keagamaan untuk mampu berjalan berdampingan dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

Menurutnya, guru ngaji dan pendidik diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk akhlak serta kecakapan sosial anak-anak.

“Bapak Ibu bisa memberikan pendidikan, memberikan wawasan terbaik untuk anak-anak kita. Karena mereka lah yang nanti akan menentukan masa depan Subang,” ujarnya.

Di sisi lain, kegiatan Saba Desa di Cijambe juga membuka ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Berita Lainnya  Penyegelan Hanya Formalitas, Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia Ketahuan Masih Beroperasi

Warga dapat menyampaikan aspirasi langsung kepada Bupati dan jajaran, mulai dari soal pembangunan infrastruktur, layanan sosial, hingga persoalan-persoalan di tingkat desa.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan ini Anggota DPR RI Hj. Elita Budiati, Sekda Kabupaten Subang, Asda I, para Kabag lingkup Setda, Camat Cijambe, Kepala Desa Cikadu, unsur Forkopimcam, hingga para penerima manfaat.

Rangkaian Saba Desa ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Subang dalam menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, responsif, dan terukur bagi masyarakat di wilayah Subang Timur.***

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan