Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Om Zein Minta Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Anak Disabilitas

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzen meminta pihak kepolisian mengungkap kasus penganiayaan terhadap salah seorang warganya yang merupakan anak disabilitas di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Peristiwa penganiayaan terhadap Rido (anak disabilitas) terjadi di Karawang, jadi kasusnya ditangani Polres Karawang. Kami berharap kasusnya diusut tuntas,” kata Bupati di Purwakarta, Jumat (14/11/2025).

Rido  menjadi korban penganiayaan di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan pada 5 November 2025. Ia dipukuli massa karena disangka melakukan pencurian di salah satu rumah warga di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.

Berita Lainnya  Dalam Kondisi Muka Babak Belur, Pria ini Dipaksa Masturbasi oleh Rekan Kerjanya

Selanjutnya korban dievakuasi petugas Polsek Cilamaya ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang, guna mendapatkan penanganan intensif.

Kemudian, karena kondisinya sangat parah, atas permintaan pihak keluarga, Rido dipindahkan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Sejak awal masuk rumah sakit, Rido tidak sadarkan diri, mengalami koma selama lebih dari sepekan, hingga akhirnya meninggal dunia beberapa hari setelah menjalani operasi di bagian kepala.

Binzein mengatakan, sejak awal kejadian, Pemkab Purwakarta terus memberikan pendampingan kepada korban beserta keluarganya, termasuk menanggung seluruh biaya rumah sakit.

Berita Lainnya  Ayah yang Aniaya Anak Kandung di Bandung Barat Sudah Ditangkap Polisi, Motifnya Bikin Geleng-geleng Kepala

Sementara itu, Polres Karawang mengungkapkan penanganan kasus penganiayaan anak disabilitas di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat telah memasuki tahap penyelidikan.

“Saat ini kita masih terus melakukan penyidikan dan memanggil lima saksi untuk dimintai keterangan,” kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan pihak keluarga korban dan mengumpulkan bukti-bukti yang terkait dengan kasus penganiayaan tersebut.

Berita Lainnya  Jadi 'Bulan-bulanan' Warga, Guru ASN ini Tega Serahkan Siswa Yatim ke Suaminya untuk Dicabuli

“Kita akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” katanya.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan