Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Merubah Paradigma Masyarakat Terhadap Ormas, Pemuda Pancasila Bangunkan Rulahu untuk Janda Anak Dua

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Wajah sumringah dan tangis haru bahagia terpancar di keluarga Ibu Uang (50), janda anak dua di Dusun Kalijaya Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya, yang rumah bututnya ‘disulap’ menjadi Rumah Layak Huni (Rulahu) oleh Ormas Pemuda Pancasila.

Sejak Desember 2024 lalu, MPC Pemuda Pancasila Karawang mendapatkan laporan dari PAC Pemuda Pancasila Batujaya, tentang kondisi rumah seorang janda yang nyaris roboh.

Kondisi atap yang sudah pada bocor, rumah janda ini banjir dan digenangi air saat hujan turun. Sehingga mengharuskan Ibu Uang dan dua anaknya mengungsi ke rumah tetangga.

Berita Lainnya  Solusi Banjir Karangligar, KDM dengan Saan Mustopa Silang Pendapat

Melalui kesempatan ini, Ketua MPC Pemuda Pancasila Karawang, Abdul Azis, SE menegaskan, bahwa pemerintah khususnya Pemkab Karawang harus segera membuat terobosan-terobosan pembangunan untuk mengentaskan persoalan kemiskinan di bawah.

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Pemuda Pancasila siap membantu pemerintah pusat maupun daerah untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan kemiskinan di bawah,” tutur Abdul Azis SE, Selasa (14/1/2025).

“Sekecil apapun kontribusinya, saya berharap Pemuda Pancasila selalu menjadi garda terdepan di dalam membantu masyarakat,” timpalnya.

Berita Lainnya  Jalan Rancadarah-Gurudug Diberi Nama Jalan Wisata KDM

Gerakan sosial ini (membangun Rulahu), Azis berharap ini menjadi salah satu jawaban paradigma masyarakat atas cibiran dan pandangan negatif sebagian publik terhadap keberadaan Ormas atau LSM, termasuk Pemuda Pancasila.

Apalagi Pemuda Pancasila sudah lahir dari 65 tahun lalu yang dibentuk oleh para tokoh bangsa untuk mengusir kelompok komunis yang ingin mengganti ideologi negara.

“Hari ini dalam mengisi kemerdekaan, semua anggota Pemuda Pancasila diharapkan dapat membantu roda pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam membantu merealisasikan pembangunan,” katanya.

Berita Lainnya  Warga Korban Banjir Kalijaya Antusias Sambut Kehadiran Bupati Aep

Disampaikannya, gerakan ekspansi Pemuda Pancasila hari ini sudah banyak yang mengisi ruang-ruang pemerintahan, baik itu di legislatif maupun eksekutif. Ada anggota Pemuda Pancasila yang menjadi gubernur, walikota, bupati, pejabat maupun anggota dewan.

“Banyak juga anggota Pemuda Pancasila yang menjadi pengusaha sukses. Mudah-mudahan gerakan sosial ini menjadi contoh bagi Ormas dan LSM lain di Karawang khususnya,” tutup Azis.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Operasi Lodaya Polres Karawang Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika

KARAWANG - Berkat kejelian petugas, Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Polres Karawang berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Pengungkapan kasus ini bermula pada Senin (9/2/2026),...

Ajukan Praperadilan, Gus Yaqut Melawan

JAKARTA - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gua Yaqut melawan penetapan tersangka oleh KPK dengan mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan....

Cekcok dengan Kekasih, Karyawan Swasta di Karawang Gantung Diri

KARAWANG - Seorang karyawan swasta berinisial YFT (32) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar kontrakannya di Kampung Karangsinom, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Pengurus Dekranasda Karawang Resmi Dikukuhkan

KARAWANG - Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karawang Periode Tahun 2025–2030 yang dilaksanakan pada...

Malu Lahirkan Anak di Luar Nikah, Pasangan Sejoli Tinggalkan Bayi di Apartemen

KOTA BEKASI - Sepasang kekasih berinisial RO (22) dan NM (24) ditangkap setelah menelantarkan bayi laki-laki yang baru lahir di sebuah unit apartemen di...

Peristiwa

Cekcok dengan Kekasih, Karyawan Swasta di Karawang Gantung Diri

KARAWANG - Seorang karyawan swasta berinisial YFT (32) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar kontrakannya di Kampung Karangsinom, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI