Sabtu, Oktober 10, 2026
Google search engine

Merubah Paradigma Masyarakat Terhadap Ormas, Pemuda Pancasila Bangunkan Rulahu untuk Janda Anak Dua

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Wajah sumringah dan tangis haru bahagia terpancar di keluarga Ibu Uang (50), janda anak dua di Dusun Kalijaya Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya, yang rumah bututnya ‘disulap’ menjadi Rumah Layak Huni (Rulahu) oleh Ormas Pemuda Pancasila.

Sejak Desember 2024 lalu, MPC Pemuda Pancasila Karawang mendapatkan laporan dari PAC Pemuda Pancasila Batujaya, tentang kondisi rumah seorang janda yang nyaris roboh.

Kondisi atap yang sudah pada bocor, rumah janda ini banjir dan digenangi air saat hujan turun. Sehingga mengharuskan Ibu Uang dan dua anaknya mengungsi ke rumah tetangga.

Berita Lainnya  Terindikasi Tumpang Tindih dengan Kawasan Hutan, Aktivis Tani Minta Pabrik di KIIC Segera Dibongkar

Melalui kesempatan ini, Ketua MPC Pemuda Pancasila Karawang, Abdul Azis, SE menegaskan, bahwa pemerintah khususnya Pemkab Karawang harus segera membuat terobosan-terobosan pembangunan untuk mengentaskan persoalan kemiskinan di bawah.

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Pemuda Pancasila siap membantu pemerintah pusat maupun daerah untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan kemiskinan di bawah,” tutur Abdul Azis SE, Selasa (14/1/2025).

“Sekecil apapun kontribusinya, saya berharap Pemuda Pancasila selalu menjadi garda terdepan di dalam membantu masyarakat,” timpalnya.

Berita Lainnya  Temuan DPMPTSP Soal 3 Perusahaan yang Belum Lengkapi Izin, Askun : "Itu Hanya Sekedar Cek Lokasi, Aparat Gabungan Harus Sidak Lagi"

Gerakan sosial ini (membangun Rulahu), Azis berharap ini menjadi salah satu jawaban paradigma masyarakat atas cibiran dan pandangan negatif sebagian publik terhadap keberadaan Ormas atau LSM, termasuk Pemuda Pancasila.

Apalagi Pemuda Pancasila sudah lahir dari 65 tahun lalu yang dibentuk oleh para tokoh bangsa untuk mengusir kelompok komunis yang ingin mengganti ideologi negara.

“Hari ini dalam mengisi kemerdekaan, semua anggota Pemuda Pancasila diharapkan dapat membantu roda pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam membantu merealisasikan pembangunan,” katanya.

Berita Lainnya  Dugaan Pengeroyokan Kader HMI Karawang, Ketum : "Itu Tindak Pidana"

Disampaikannya, gerakan ekspansi Pemuda Pancasila hari ini sudah banyak yang mengisi ruang-ruang pemerintahan, baik itu di legislatif maupun eksekutif. Ada anggota Pemuda Pancasila yang menjadi gubernur, walikota, bupati, pejabat maupun anggota dewan.

“Banyak juga anggota Pemuda Pancasila yang menjadi pengusaha sukses. Mudah-mudahan gerakan sosial ini menjadi contoh bagi Ormas dan LSM lain di Karawang khususnya,” tutup Azis.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Saat kebakaran terjadi, ada aksi heroik seorang wanita yang...

Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

BANDUNG - Eks lokalisasi prostitusi di Kota Bandung, Saritem digerebek jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, karena diduga menjadi markas peredaran narkoba. Dalam penggerebekan itu...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan