Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Gempa Guncang Sukabumi, BNPB imbau Warga Tidak Panik

SUKABUMI – Gempa bumi Magnitudo 3.8 terjadi di Kabupaten Sukabumi. Gempa yang terjadi pada Minggu (21/9) dini hari pukul 01.59 WIB tersebut berpusat di darat, 26 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi.

Gempa dengan titik kedalaman 8 km tersebut dirasakan hingga wilayah Pelabuhan Ratu, Pamijahan, Cibadak, Kabandungan, dan Leuwiliang.

Gempabumi ini dirasakan di wilayah Leuwiliang, Pemijahan dan Kabandungan dengan Skala Intensitas III MMI, artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Berita Lainnya  5 Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Siang ini tim BPBD Kabupaten Sukabumi sedang melaksanakan kaji cepat di wilayah terdampak. Data sementara tercatat lima kepala keluarga atau sebanyak 20 jiwa terdampak akibat rumahnya mengalami kerusakan karena gempa. Kerugian materil sementara satu unit rumah rusak sedang dan empat unit rumah rusak ringan.

Berdasarkan data BMKG, hingga Minggu (21/9) pukul 06.30 telah terjadi 30 kali gempa susulan.

BNPB mengimbau masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi agar tidak panik namun tetap waspada merespon gempa susulan yang masih terjadi. Masyarakat hendaknya menyiapkan tas siaga bencana untuk kesiapsiagaan.

Berita Lainnya  Evakuasi Penumpang dan Kru Kapal Virgo Transport, 108 Selamat, 6 Meninggal Dunia, 129 dalam Pencarian

Selain gempa, Abdul Muhari,Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melaporkan, cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (19/9). Lokasi terdampak terjangan angin pada dua desa yaitu Desa Kampung Ciputih dan Karamat Mulya di Kecamatan Soreang.

Sebanyak 26 KK terdampak. Kerugian materil yang didata oleh BPBD Provinsi Jawa Barat antara lain 26 unit rumah rusak ringan dan satu unit gudang terdampak.

Berita Lainnya  Bawa 243 Orang, Kapal Feri Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

Warga bersama tim gabungan melakukan pembersihan dan memperbaiki kerusakan rumah terdampak. (Jabarprov.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan