Jumat, September 25, 2026
Google search engine

1.556 Rumah Tangga di Jabar Dapat Sambungan Listrik Gratis

BANDUNG – Program bantuan sambung listrik gratis PLN untuk warga Jabar terus bergulir. Tahun 2023 tercatat sudah 1.043 keluarga yang menerima manfaat.

Jumlah ini meningkat pesat menjadi 2.098 keluarga pada 2024, dan hingga Agustus 2025, sebanyak 1.556 rumah tangga telah kembali merasakan terang listrik mandiri.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian pegawai PLN.

“Gotong royong ini menjadi energi baru, tidak hanya untuk penerima manfaat, tetapi juga bagi PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat,” ujarnya.

Berita Lainnya  Ribuan Pelajar di Wamena Aksi Tolak MBG : "Kami Minta Sekolah Gratis"

Sugeng menambahkan PLN berkomitmen untuk terus memperluas manfaat Light Up The Dream, sehingga semakin banyak keluarga prasejahtera yang bisa menikmati terang listrik, merajut mimpi, dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Light Up The Dream (LUTD) menjadi bukti nyata kepedulian insan PLN, di mana donasi sukarela para pegawai disalurkan untuk memberikan sambungan listrik gratis kepada keluarga prasejahtera di seluruh Jawa Barat.

Bagi keluarga prasejahtera, listrik bukan sekadar penerangan, melainkan pintu menuju kehidupan yang lebih baik. Seperti yang dirasakan oleh Rina, seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak di Desa Cimenyan, Bandung. Selama ini, Rina dan keluarganya harus berbagi listrik dengan orang tua.

Berita Lainnya  Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

“Saat salah satu menggunakan magic com, beberapa alat elektronik lain harus dimatikan agar tidak ngejepret,” ucap Rina saat penyalaan sambungan listrik gratis di rumahnya (17/9).

Suami Rina sehari-hari bekerja serabutan mulai dari buruh bangunan hingga berjualan keripik keliling. Hal ini membuat penghasilan keluarganya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, dan belum mampu memasang listrik sendiri.

Berkat program LUTD, kini ia dan keluarganya bisa dengan leluasa memanfaatkan listrik tanpa harus khawatir. Di Desa Cimenyan sendiri, sudah hampir 80 keluarga yang menikmati manfaat serupa.

Berita Lainnya  Kekeringan Lahan Sawah Semakin Meluas, Petani Bersiap Kepung Pemda, DPRD hingga Kantor ATR/BPN Karawang

Rasa syukur juga disampaikan oleh Cicih, warga Kampung Pasirwangi, Garut. “Saya sangat berterima kasih kepada PLN dan seluruh pegawai yang sudah membantu mewujudkan mimpi kami. Sekarang rumah kami bisa terang dengan listrik sendiri,” ucapnya haru.(Jabarprov.go.id)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan