Jumat, Oktober 23, 2026
Google search engine

Pemkab Bekasi Pertegas Komitmen Kebijakan Pro UMKM

BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkomitmen mendukung ruang tumbuh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal melalui kebijakan pro UMKM, kemudahan perizinan, dukungan pembiayaan, serta penguatan kemitraan yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Bekasi Asep Surya Atmaja saat menghadiri acara sosialisasi perlindungan konsumen bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pameran produk nasabah UMKM Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar dari PNM Cabang Bekasi, di Museum Gedung Juang, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/06/2025).

Asep mengapresiasi atas inisiatif PNM dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi para pelaku UMKM nasabah program PNM Mekar. Ia mendukung program pengembangan kapasitas usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Hari ini kita menyaksikan antusiasme luar biasa dari sekitar 500 peserta yang berasal dari Tambun Selatan, Tambun Utara dan sekitarnya. Saat ini terdapat lebih dari 16.000 UMKM di Kabupaten Bekasi. Jumlah tersebut menjadi bukti nyata bahwa sektor UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah,” katanya.

Lebih lanjut, berdasarkan data yang disampaikan, jumlah peserta aktif program PNM Mekar mencapai 241.234 orang dengan perputaran dana yang mencapai Rp1 triliun. Khusus wilayah Tambun Selatan dan Tambun Utara, terdapat 29.579 peserta dengan total perputaran dana sebesar Rp92 miliar.

“Berarti perputaran uang dan ekonomi kerakyatan ini, benar-benar maju di daerah Tambun Utara dan Tambun Selatan. Dan mungkin bisa menjadi percontohan untuk kecamatan lainnya,” ucapnya.

Menurutnya, program ini tidak hanya berperan dalam meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan, serta mendorong terwujudnya UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan tahan terhadap tantangan bisnis jangka panjang.

Pemkab Bekasi, lanjut Asep, akan terus berkomitmen memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM melalui kebijakan afirmatif, kemudahan akses perizinan dan pembiayaan, serta menjalin kemitraan yang berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Kami yakin, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha akan menjadi kunci utama dalam membangun UMKM yang unggul dan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi,” ujarnya. (Diskominfo)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : “Gue nih Presiden, Ted”

JAKARTA - Momen Presiden Prabowo Subianto menegur Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, terjadi dalam bentuk kelakar atau candaan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional...

Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencari keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) karena tidak hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan...

Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

JAKARTA - Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam Bahasa Jawa. Dalam pesan tersebut, dia mendesak penanganan kebakaran hutan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan