Sabtu, Mei 9, 2026
spot_img

Siswa Bermasalah di Karawang Siap-siap Dikirim ke Barak Militer

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE memastikan bahwa siswa-siswi menengah di SMA maupun SMK bakal didisik secara militer jika masuk kategori siswa berperilaku khusus alias nakal.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang memasukan anak-anak tidak nurut ke barak-barak militer.

Hal ini diutarakan bupati saat berkunjung ke SMKN 1 Karawang untuk melihat dari dekat dan memberikan motivasi kepada siswa dan siswi dalam upaya penguatan pendidikan vokasi di Jawa Barat serta peningkatan SDM lulusan SMK dalam program link and match dan kesenjangan keterampilan, Kamis 8 Mei 2025.

Berita Lainnya  20 Ribu Siswa di Subang Dapat Bantuan Seragam Gratis

Dalam penyataannya ia sudah berkomunikasi dengan Komandan Bataliyon 305 mengenai pengiriman siswa ke barak militer.

Pemda tengah bersurat dengan Panglima Kostrad mengenai hal ini.

“Pak Danyon mengatakan bahwa hal ini harus sampai ke Pangkostrad. Nah mekanisme ini sudah kami tempuh. Kita masih nunggu izin Pangkostrad, kalau diizinkan, Yonif 305 sudah siap,” kata dia.

Sebagai bupati, sambung Haji Aep, dirinya berupaya menyelaraskan program ini dengan pemerintah provinsi.

Berita Lainnya  Meski Viral di Medsos Diolok-olok Siswanya, Bu Syamsiah Tetap Memaafkan

Termasuk soal siswa SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Maka dari itu saya membuat surat edaran agar anak-anak SD dan SMP diberikan penguatan karakter dengan praktek pendidikan keagamaan. Misalnya sebelum masuk kelas berdoa menghapal surat pendek, kemudian pas istirahat shalat Dhuha berjamaah, saat Dzhuhur sholatnya berjamaah,” tandasnya.

Pengayaan pendidikan agama ini diharapkan menjadi dasar penguatan karakter bagi anak-anak terutama saat usia dini.

Bupati memastikan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten sejalan dalam rangka penguatan karakter dan pendidikan siswa-siswa SD, SMP dan SMA.(Prokompim)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan