Minggu, September 20, 2026
spot_img

Tak Perlu Menjadi Muslim untuk Peduli Palestina

Aksi bela Palestina kembali gencar dilakukan masyarakat muslim di Indonesia, khususnya di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat.

Tetapi bagi masyarakat muslim yang peduli terhadap nasib Palestina, tetapi mereka berhalangan hadir dalam aksi turun ke jalan menyuarakan kemerdekaan Palestina, bagaimanakah caranya?.

Terlebih bagi mereka masyarakat non muslim, tetapi hati nuraninya tidak setujud dengan genosida di Palestina.

Menjawab pertanyaan ini, kita diingatkan dengan tausyiah Ustadz Abdul Somad (UAS), saat Tabligh Akbar penggalangan dana untuk Palestina di Masjid Raya An Nur, Pekanbaru, Jumat malam (10/11/2023) lalu.

Tak perlu menjadi muslim untuk peduli Palestina. Hanya cukup menjadi manusia untuk peduli Palestina.”

Ini adalah kalimat pamungkas yang disampaikan UAS. Kalimat itu tak perlu penafsiran apapun. Sebab, penderitaan yang dialami warga Palestina saat ini, buah hasil tindakan manusia yang tidak memanusiakan orang lain.

Berita Lainnya  Pendaki Semeru Hilang, Ketika Aturan Keselamatan Diabaikan, Siapa yang Harus Bertanggungjawab?

“Tidak perlu menjadi umat muslim, tapi cukup menjadi manusia, rasa peduli pasti muncul saat melihat anak-anak kecil mati dan bangunan hancur di Palestina karena serangan Israel,”ujar UAS.

Menurutnya, arti kepedulian terhadap sesama manusia adalah sifat yang manusiawi. Siapapun bisa membayangkan jika manusia tak lagi memiliki sifat manusiawi, maka apa yang akan terjadi?.

Ustadz Abdul Somad memberi pencerahan, bahwa ribuan umat muslim yang berkumpul di Masjid An Nur malam itu, bukan hanya sebatas dasar dari sifat manusiawi atas manusia lain di Palestina, tapi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Allah.

“Perkumpulan kita malam ini dapat menjadi saksi saat kita ditanya di akhirat, saat Israel menyerang Palestina, apa yang telah kita lakukan? Malam ini dapat menjadi saksi untuk menjawab pertanyaan itu nantinya.

Berita Lainnya  Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

“Dalam tausiahnya, UAS banyak bercerita tentang sejarah hingga watak, tabiat Bani Israil (bangsa Israel) yang terekam dalam Al-Quran dan riwayat-riwayat yang mengisahkannya.

Bagaimana perlakuan Bani Israil terhadap saudara kandungnya (terekam dalam kisah Nabi Yusuf), bagaimana pengkhianatan Bani Israil terhadap nabi-nya (terekam dalam kisah Nabi Musa), bagaimana fitnah Bani Israil untuk membunuh nabinya (terekam dalam kisah Siti Maryam dan Nabi Isa), dan bagaimana pendustaan Bani Israil terhadap Rasulullah SAW (terekam dalam kisah Nabi Muhammad SAW). Semua sejarah-sejarah itu menceritakan secara detail, bagaimana watak sesungguhnya Israel.

Berita Lainnya  Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

“Ketika Jerman meng-genosa (pemusnahan) orang Israel, mereka yang tersisa mengungsi ke banyak negara. Namun tak satupun ada negara yang mau menerima mereka. Tapi, Palestina lah yang bersedia menampungnya. Namun kini, pembunuhan dan pembantaianlah yang dilakukan Israel terhadap orang-orang yang dulu menyelamatkan mereka,” jelasnya.

Di akhir ceramah, Ustad Abdul Somad merinci pesan penting.

“Jaga salat 5 waktu, tanamkan cinta kepada Palestina. Malam ini adalah pengingat untuk kembali salat berjamaah, mendidik keluarga, dan menanamkan kecintaan kepada Palestina. Semoga langkah ini menjadi bekal menghadap Allah SWT.”Pesan UAS.***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Andre Taulany dan Amanda Rigby Sah Jadi Pasangan Suami-Istri

Andre Taulany dan Amanda Rigby sah menjadi pasangan suami istri (pasutri). Mereka melangsungkan pernikahan pada Minggu (20/9/2026). Prosesi akad nikah berlangsung dengan hangat dan khidmat...

KDM atau H. Jenal Aripin yang ‘Cuci Tangan’, Askun : “Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?”

KARAWANG - Terkait siapakah sebenarnya yang sedang 'cuci tangan' dalam persoalan kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang Selatan akibat aktivitas truk bertonase muatan material tambang...

Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :”Saya Dalami Dulu ya!”

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana kembali menjalankan tugas pemerintahan setelah resmi bebas dari Lapas Perempuan Pangkalpinang. Hellyana mengatakan dirinya akan kembali menjalankan tugas sebagai...

Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Personel TNI mengamankan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,...

Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

Jaksa Franca Moniqa Sayogi yang sebelumnya viral terkait dugaan perselingkuhan dengan anggota polisi di Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kini bertugas di Kejaksaan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan