Minggu, Juni 28, 2026
spot_img

Kasus Narkoba, Aktor Film Siksa Kubur Fachri Albar 3 Kali Ditangkap Polisi

Aktor Fachri Albar kembali ditangkap karena narkoba. Ini merupakan penangkapan kedua kali setelah kasus obat-obatan pada tahun 2018, dan jadi kasus narkoba ketiga si aktor.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando Sambo, menjelaskan pada Selasa (22/4/2025) malam, Fachri Albar ditangkap di rumahnya di kawasan Cirendeu, Jakarta Selatan, pada Minggu, 20 April 2025. Penangkapan dilakukan jam 8 malam WIB.

Setelah penangkapan, pemeran film Siksa Kubur itu ditahan hingga hari ini. Kasus narkoba yang melibatkan aktor yang juga pemain band itu masih didalami dan akan menyusul akan dirilis oleh polisi.

Saat ditangkap, Fachri Albar sedang sendirian. Hal ini juga dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.

“Yang bersangkutan sendiri. Kami mengamankan FA sendiri,” tutur Vernal Armando Sambo.

Sementara itu detail soal obat-obatan yang digunakan putra Achmad Albar itu belum diberitahukan. Polisi berjanji memberi penjelasan dalam beberapa waktu ke depan lewat tim Humas mereka.

“Untuk jenis narkotika yang sedang kita dalami. Nanti untuk lebih jelasnya akan disampaikan oleh Humas, nanti konfirmasi ke teman-teman sekalian,” tambah Vernal.

Sebelumnya, Fachri Albar pernah ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkotika pada tahun 2018. Saat itu, polisi menemukan barang bukti berupa satu plastik klip sabu seberat 0,8 gram, 13 tablet dumolid, dan puntung lintingan ganja bekas pakai.

Fachri Albar lalu divonis tujuh bulan menjalani rehabilitasi atas kasus narkoba. Sidangnya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 Juni 2018.

Di tahun 2007 dia pernah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) setelah polisi menemukan 1,2 gram kokain dalam kotak obat di kamarnya. Fachri Albar kemudian menyerahkan diri ke BNN. Setelah tes urine, dia tidak terbukti menggunakan narkoba.

Sumber : Detik

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

GEGARA program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak dikecam mahasiswa, Presiden dan Wakik Presiden, Prabowo - Gibran sudah dua kali disantet mahasiswa. Ini bukanlah ritual...

Komnas Perempuan: Kasus YTR, Penyekapan Perempuan di Bandung Belum Bisa Disebut Penyiksaan Standar PBB

JAKARTA -  Komnas Perempuan menyatakan kasus penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi...

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan