Minggu, Oktober 11, 2026
Google search engine

Acep Jamhuri Ajak Relawan Dukung Pemerintahan Aep-Maslani

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Disebut-sebut pecundang dan menghilang pasca kalah di Pilkada Karawang 2024, Drs. H. Acep Jamhuri kembali angkat bicara.

Saat ngopi bareng bersama ratusan relawan, di Posko Relawan Acep-Gina, di Perum Pemda Sukaharja Ulekan Kecamatan Telukjambe Timur, Acep Jamhuri menunjukan sikap ksatrianya sebagai petarung di Pilkada.

Bahkan Acep mengajak para relawan untuk mendukung pemerintahan Aep-Maslani yang sudah terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karawang 2025-2030.

Adapun soal mengapa Acep-Gina tidak melakukan gugatan Pilkada ke MK, Acep menegaskan bahwa semua pihak harus realistis.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

“Soal MK, punten saya realistis, jangan memaksakan diri. Kenapa saya tidak ke MK?
Karena ke MK harus ada data, karena kita kalah di angka 100 ribu lebih. Meskipun ada dugaan-dugaan kecurangan yang terus diperiksa Bawaslu,”

“Jadi saya tidak ke MK, bukan karena pecundang. Tapi saya ingin kita realistis. Kita harus yakin ini keputusan terbaik Allah SWT,” tutur Acep Jamhuri, Senin (9/12/2024).

Ditegaskan Acep, bahwa ia sudah menerima kekalahan Pilkada 2024. Adapun akan kemana setelah Pilkada, Acep mengaku masih butuh waktu untuk berpikir.

Berita Lainnya  Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : "Banyak juga Presiden yang Goblok"

“Kalau ada yang namanua Acep Jamhuri mau kemana setelah Pilkada?, jawabannya berikan saya waktu, saya tidak akan berpikir politik dulu. Sekarang saya hanya berpikir, Allah sedang memberikan keputusan terbaik bagi saya,” katanya.

Terakhir, Acep Jamhuri juga berpesan kepada relawan untuk mendukung pemerintahan Aep-Maslani. Meski ia tahu masih banyak pribadi para relawan yang hatinya belum bisa menerima kekalangan Pilkada.

“Kita menyatu dengan beliau (Aep-Maslani), karena sekarang beliau pimpinan kita yang sudah menang diatur oleh mekanisme pemilihan. Jadi jangan banyak polemik lagi di bawah. Kita harus sama-sama netralisir,”

Berita Lainnya  Wapres Gibran : "Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah"

“Babarengan bangun Karawang. Tetap urang dukung H. Aep – H. Maslani. Semoga silaturahmi kita terus berlanjut,” tandas Acep Jamhuri.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Saat kebakaran terjadi, ada aksi heroik seorang wanita yang...

Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

BANDUNG - Eks lokalisasi prostitusi di Kota Bandung, Saritem digerebek jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, karena diduga menjadi markas peredaran narkoba. Dalam penggerebekan itu...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan