Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK – Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Tubuh kedua korban ditemukan dalam kondisi terikat.

Korban diketahui bernama Asniwati (39) dan anak perempuannya, Dina (3). Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan yang diduga berkaitan dengan perampokan.

Informasi sementara menyebutkan hilangnya uang sekitar Rp 135 juta dan emas 30 gram.

Berita Lainnya  Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR, Kerugian Negara Rp237 Miliar

“Setelah dilakukan pencarian, korban pertama yang ditemukan adalah anaknya terlebih dahulu dalam keadaan terikat. Kemudian berjarak kurang lebih 20 meter dari lokasi anak, ditemukan sang ibu dengan kondisi yang sama, terikat dengan karet,” kata Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto, Sabtu (8/8/2026).

Kasus ini terungkap setelah suami Asniwati mencari istri dan anaknya yang tidak ditemukan di pondok tempat mereka bekerja pada Jumat (7/8). Khawatir terjadi sesuatu, suami korban kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.

Berita Lainnya  Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Pencarian dilakukan secara berkelompok oleh warga Desa Angkanyar dan Desa Kedama mulai sekitar pukul 18.30 WIB. Pencarian mengarah ke kawasan hutan yang berada tidak jauh dari pondok korban.

Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan kedua korban dalam kondisi terikat. Terdapat bekas jeratan karet atau beladar pada tubuh korban.

Hasil visum luar sementara juga menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban.

Berita Lainnya  Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

“Kami menemukan sedikit luka luar pada tubuh korban serta bekas jeratan ban karet (beladar) yang digunakan untuk mengikat mereka,” jelas Kuswiyanto.***

Sumber : Detikcom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan