Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN – W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026).

Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak menduga W meninggal karena mengakhiri hidup dengan luka tembak di bagian kepala.

Calvijn menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, di hari kejadian, korban, bersama anaknya inisial M (9), serta Brigadir I sedang berada dalam satu kamar.

Brigadir I pun sempat keluar kamar sejenak lalu masuk lagi. Ia sempat menanyakan keberadaan korban kepada M.

“Setelah itu, saksi I melihat tasnya sudah terbuka. Di dalamnya ada senjata api,” ucap Calvijn saat diwawancarai di Polrestabes Medan pada Selasa (4/8/2026).

Brigadir I mendapati senpinya sudah tak ada di dalam tas. Belakangan didapati, korban ternyata sedang berada di kamar mandi di dalam kamar tersebut.

“Terjadi lah komunikasi yang sifatnya pencegahan dengan mengatakan jangan melakukan hal hal yang tak layak. Karena saksi I tahu persis kondisi korban,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Puluhan Massa Demo Tolak Kedatangan Jokowi di Jawa Barat

Anak korban inisal M pun berkali-kali mengetuk pintu kamar mandir namun tak direspon.

“Terakhir ada ucapan dari korban, maafkan saya. Setelah ucapan itu, dari dalam kamar mandi terdengar suara letusan satu kali,” ucapnya.

Calvijn menuturkan, mendapati informasi itu, pihaknya tim inafis datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Hasilnya, memang ditemukan adanya senpi jenis revolver di dalam kamar mandi.

Adapun, hasil dari tim laboratorium forensik serta dokter yang melakukan otopsi, bahwa ditemukannya sisa residu di jari tangan, badan, dan baju korban.

“Lalu, tim melakukan swab jari dan tangan di tubuh saksi I. Hasilnya tidak ditemukan sisa residu yang ada,” ucapnya.

“Didapati juga keterangan dokter yang melakukan otopsi bahwa tidak ada bekas kekerasan atau benda tumpul serta tajam yang melukai korban,” tambahnya.

Berita Lainnya  Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

Meski begitu, ia menyampaikan pihaknya masih melakukan pendalaman menyoal motif yang membuat korban sampai mengakhiri hidup.

Sebelumnya, isak tangis YL memenuhi ruang tengah rumah di salah satu jalan di  Kota Medan pada Rabu (5/8/2026). Ia begitu kehilangan anak pertamanya, wanita inisial W (30), telah meninggal dunia.

Satu per satu keluarga dan kerabat datang untuk turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa yang menimpa W. Sementara jenazah W berada dalam peti yang diletakkan di tengah ruangan.

Foto W semasa hidup pun diletakkan dekat bagian atas peti. YL yang duduk di sebelah kanan peti pun henti meneteskan air mata. Suasana pilu menyelimuti rumah duka. Sesekali ia melontarkan ucapan kepiluannya.

Berita Lainnya  Bea Cukai Sita 20 Ribu Botol Miras Ilegal Senilai Rp 12,5 Miliar

“Pak Kapolri tolong lah, lihat anggotamu. Bagaimana ini terbuka lah. Tolong Pak Presiden. Pak Prabowo, Pak Gibran. Siapapun yang mendengar tolong lah bantu kami. Kami tidak punya kekuatan. Kami orang kecil. Selama ini dia kekuatanku,” sambungnya.

Ia turut berucap bahwa sejauh ini pihaknya tak pernah diminta persetujuan agar tubuh anaknya diotopsi. Selain itu, hasil otopsi juga tak diterimanya sampai saat ini. Alhasil, YL masih belum mendapat kepastian penyebab tewasnya W.

“Dibuka lah ini ada apa. Sampai saat ini hasil otopsi kami gak ada dikasih. Gak ada dikasih tahu anakku dibelah-belah,” ujar YL.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>
SourceSUMBER :

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Warga Depok Geger Penemuan Mayat Tanpa Kaki Diduga Korban Mutilasi

DEPOK - Mayat tanpa kaki diduga korban mutilasi ditemukan di sebuah lahan kosong, Pancoran Mas, Depok. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan