Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Jelang Ground Breaking PSEL, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Bekasi akan Berangkat ke Cina

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dijadwalkan berangkat ke China pada Jumat (26/6/2026) untuk meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah milik Wangneng Environment.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang peletakan batu pertama (ground breaking) proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, pada Rabu (8/7/2026).

“Ini satu proses perencanaan yang sudah lama. Kemarin Pak Dandim juga sudah diberikan izin untuk bisa berangkat, tapi terkendala perayaan Cap Go Meh di China dan saya berangkat haji. Jadi posisinya itu ditunda,” ujar Tri saat ditemui di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (22/6/2026).

Dalam kunjungan itu, Tri mengajak Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi, pimpinan komisi terkait, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Menurut dia, kehadiran para pemangku kepentingan bertujuan agar mereka dapat melihat secara langsung teknologi yang akan diterapkan dalam proyek PSEL di Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Menteri PPN : "MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja"

“Karena hari ini Pemerintah Kota Bekasi tidak tahu seperti apa teknologinya. Wangneng ingin memperlihatkan, ‘Ini loh pabrik-pabrik kita yang sudah dibangun di China, nanti akan kita bangun seperti ini di Kota Bekasi’,” kata Tri.

Menurut Tri, proyek PSEL tidak hanya dirancang sebagai fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik, tetapi juga mengusung konsep pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Ia mengatakan, bangunan PSEL akan didesain modern sehingga menghilangkan kesan kumuh yang selama ini identik dengan pabrik pengolahan sampah.

“Konsepnya saja nanti bangunannya itu akan lebih mewah daripada Summarecon dan juga Four Points. Bukan seperti pabrik yang kesannya kumuh,” ujar Tri.

Selain fasilitas utama, kawasan PSEL akan dilengkapi hutan mini seluas 1,1 hektar. Residu hasil pembakaran sampah nantinya juga akan diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi, seperti batako, semen, hingga material logam.

Berita Lainnya  KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

Tri menegaskan, kunjungan ke China juga bertujuan memastikan spesifikasi fasilitas yang akan dibangun di Kota Bekasi sesuai dengan komitmen Wangneng Environment.

“Ada satu kepastian bahwa apa yang dijanjikan dia itu sama, sehingga nanti pada saat serah terimanya, kalau tidak sesuai, Pemerintah Kota Bekasi juga bisa menolak,” ujar Tri.

Tri mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi bersama PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara telah mematangkan desain proyek PSEL yang akan dibangun di Sumur Batu, Bantar Gebang.

Proyek tersebut diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah di Kota Bekasi sekaligus menghasilkan energi listrik melalui teknologi waste to energy yang ramah lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian izin perjalanan dinas Wali Kota Bekasi ke China.

Menurut Junaedi, sempat terjadi perubahan jadwal keberangkatan sehingga pemerintah daerah masih menunggu kepastian administrasi sebelum keberangkatan rombongan ke China.

Berita Lainnya  Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Karawang Resmikan Gedung Baru IGD dan Perawatan Kritis RSUD

“Saya belum cek. Kan belum tahu juga ada dapat izin atau belum. Makanya kita tunggu izinnya. Belum lihat pastinya terkait dengan sudah keluar atau belumnya,” kata Junaedi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian izin perjalanan dinas Wali Kota Bekasi ke China.

Menurut Junaedi, sempat terjadi perubahan jadwal keberangkatan sehingga pemerintah daerah masih menunggu kepastian administrasi sebelum keberangkatan rombongan ke China.

“Saya belum cek. Kan belum tahu juga ada dapat izin atau belum. Makanya kita tunggu izinnya. Belum lihat pastinya terkait dengan sudah keluar atau belumnya,” kata Junaedi.***

Artikel ini telah tayang di Kompas.com :
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/22/11254251/jelang-ground-breaking-psel-wali-kota-bekasi-dan-ketua-dprd-akan-bertolak?page=2

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan