Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Jelang Ground Breaking PSEL, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Bekasi akan Berangkat ke Cina

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dijadwalkan berangkat ke China pada Jumat (26/6/2026) untuk meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah milik Wangneng Environment.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang peletakan batu pertama (ground breaking) proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, pada Rabu (8/7/2026).

“Ini satu proses perencanaan yang sudah lama. Kemarin Pak Dandim juga sudah diberikan izin untuk bisa berangkat, tapi terkendala perayaan Cap Go Meh di China dan saya berangkat haji. Jadi posisinya itu ditunda,” ujar Tri saat ditemui di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (22/6/2026).

Dalam kunjungan itu, Tri mengajak Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi, pimpinan komisi terkait, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Menurut dia, kehadiran para pemangku kepentingan bertujuan agar mereka dapat melihat secara langsung teknologi yang akan diterapkan dalam proyek PSEL di Kota Bekasi.

Berita Lainnya  Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : "Gue nih Presiden, Ted"

“Karena hari ini Pemerintah Kota Bekasi tidak tahu seperti apa teknologinya. Wangneng ingin memperlihatkan, ‘Ini loh pabrik-pabrik kita yang sudah dibangun di China, nanti akan kita bangun seperti ini di Kota Bekasi’,” kata Tri.

Menurut Tri, proyek PSEL tidak hanya dirancang sebagai fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik, tetapi juga mengusung konsep pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Ia mengatakan, bangunan PSEL akan didesain modern sehingga menghilangkan kesan kumuh yang selama ini identik dengan pabrik pengolahan sampah.

“Konsepnya saja nanti bangunannya itu akan lebih mewah daripada Summarecon dan juga Four Points. Bukan seperti pabrik yang kesannya kumuh,” ujar Tri.

Selain fasilitas utama, kawasan PSEL akan dilengkapi hutan mini seluas 1,1 hektar. Residu hasil pembakaran sampah nantinya juga akan diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi, seperti batako, semen, hingga material logam.

Berita Lainnya  Sudaryono Usul MBG Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah Seperti Penjaskes

Tri menegaskan, kunjungan ke China juga bertujuan memastikan spesifikasi fasilitas yang akan dibangun di Kota Bekasi sesuai dengan komitmen Wangneng Environment.

“Ada satu kepastian bahwa apa yang dijanjikan dia itu sama, sehingga nanti pada saat serah terimanya, kalau tidak sesuai, Pemerintah Kota Bekasi juga bisa menolak,” ujar Tri.

Tri mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi bersama PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara telah mematangkan desain proyek PSEL yang akan dibangun di Sumur Batu, Bantar Gebang.

Proyek tersebut diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah di Kota Bekasi sekaligus menghasilkan energi listrik melalui teknologi waste to energy yang ramah lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian izin perjalanan dinas Wali Kota Bekasi ke China.

Menurut Junaedi, sempat terjadi perubahan jadwal keberangkatan sehingga pemerintah daerah masih menunggu kepastian administrasi sebelum keberangkatan rombongan ke China.

Berita Lainnya  Gagal Dapat Pinjaman Rp3,4 Triliun, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Tunda Bayar Proyek Pembangunan

“Saya belum cek. Kan belum tahu juga ada dapat izin atau belum. Makanya kita tunggu izinnya. Belum lihat pastinya terkait dengan sudah keluar atau belumnya,” kata Junaedi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian izin perjalanan dinas Wali Kota Bekasi ke China.

Menurut Junaedi, sempat terjadi perubahan jadwal keberangkatan sehingga pemerintah daerah masih menunggu kepastian administrasi sebelum keberangkatan rombongan ke China.

“Saya belum cek. Kan belum tahu juga ada dapat izin atau belum. Makanya kita tunggu izinnya. Belum lihat pastinya terkait dengan sudah keluar atau belumnya,” kata Junaedi.***

Artikel ini telah tayang di Kompas.com :
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/22/11254251/jelang-ground-breaking-psel-wali-kota-bekasi-dan-ketua-dprd-akan-bertolak?page=2

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan