Sabtu, November 7, 2026
Google search engine

Peringatan Hari Air Sedunia, Kemen LH Apresiasi Peran Aktif Fordas Cilamaya Berbunga

BOGOR –  Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2026, Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan nasional yang dipusatkan di kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air bagi kehidupan.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, komunitas lingkungan, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang konservasi lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono menyampaikan apresiasi kepada Fordas Cilamaya Berbunga atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai, khususnya di wilayah Sungai Cilamaya. Upaya yang telah dilakukan dinilai konsisten serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Berita Lainnya  Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh...! Ternyata Mahasiswa Bayaran

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan komunitas, Kementerian Lingkungan Hidup juga menyerahkan bantuan berupa satu unit perahu karet lengkap dengan peralatan operasional pendukung. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Fordas Cilamaya Berbunga dalam melakukan patroli sungai, penanganan kondisi darurat, serta kegiatan edukasi dan konservasi di lapangan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Berita Lainnya  Demo Sumpah Pemuda dan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Saling Dorong dengan Aparat

“Peran aktif komunitas seperti Fordas Cilamaya Berbunga sangat penting dalam menjaga ekosistem air. Pemerintah akan terus mendorong dan mendukung inisiatif-inisiatif berbasis masyarakat,” ujarnya.

Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain penanaman pohon di daerah tangkapan air, edukasi lingkungan, serta dialog interaktif mengenai pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Di tempat terpisah, Ketua Presidium Fordas Cilamaya Berbunga, Muslim Hafidz, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap gerakan pelestarian sungai yang dilakukan oleh komunitas.

Berita Lainnya  GCI Soroti Dugaan Pengaturan Proyek Pokir di Dinas Pertanian Karawang

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi kegiatan ini. Insya Allah komunitas seperti Fordas Cilamaya Berbunga akan terus berperan strategis dalam menjaga lingkungan, khususnya kelestarian sungai untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.

Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas air sebagai sumber kehidupan, serta bersama-sama mengambil langkah konkret dalam upaya pelestarian lingkungan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan