Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Peringatan Hari Air Sedunia, Kemen LH Apresiasi Peran Aktif Fordas Cilamaya Berbunga

BOGOR –  Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2026, Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan nasional yang dipusatkan di kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air bagi kehidupan.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, komunitas lingkungan, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang konservasi lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono menyampaikan apresiasi kepada Fordas Cilamaya Berbunga atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai, khususnya di wilayah Sungai Cilamaya. Upaya yang telah dilakukan dinilai konsisten serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Berita Lainnya  Apresiasi Penertiban Flyover Cikampek, L2PD Desak Pemkab Karawang Segera Lebarkan Ruas Jalan Penyangga

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan pelestarian lingkungan yang dilakukan komunitas, Kementerian Lingkungan Hidup juga menyerahkan bantuan berupa satu unit perahu karet lengkap dengan peralatan operasional pendukung. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Fordas Cilamaya Berbunga dalam melakukan patroli sungai, penanganan kondisi darurat, serta kegiatan edukasi dan konservasi di lapangan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Berita Lainnya  Respons Warning KPK, Ghazali Center Dorong PUPR Perkuat Tata Kelola Pokir

“Peran aktif komunitas seperti Fordas Cilamaya Berbunga sangat penting dalam menjaga ekosistem air. Pemerintah akan terus mendorong dan mendukung inisiatif-inisiatif berbasis masyarakat,” ujarnya.

Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain penanaman pohon di daerah tangkapan air, edukasi lingkungan, serta dialog interaktif mengenai pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Di tempat terpisah, Ketua Presidium Fordas Cilamaya Berbunga, Muslim Hafidz, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap gerakan pelestarian sungai yang dilakukan oleh komunitas.

Berita Lainnya  Polres Karawang Resmi Berubah Status Menjadi Polresta

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi kegiatan ini. Insya Allah komunitas seperti Fordas Cilamaya Berbunga akan terus berperan strategis dalam menjaga lingkungan, khususnya kelestarian sungai untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.

Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas air sebagai sumber kehidupan, serta bersama-sama mengambil langkah konkret dalam upaya pelestarian lingkungan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan