Minggu, September 20, 2026
spot_img

Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Kampung

PURWAKARTA – Pesta pernikahan berujung maut di Purwakarta, Jawa Barat. Pemilik hajat, Dadang, tewas usai diduga dikeroyok sekelompok pemuda diduga sebagai preman kampung.

Aksi penganiayaan terjadi saat korban menggelar acara pernikahan anaknya di rumahnya yang berada di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Sabtu (4/4/2026). Sekitar pukul 14.00 WIB, sekelompok orang datang ke acara pesta tersebut dan meminta uang ke pemilik hajat sebagai jatah.

Korban sempat memberikan uang sebesar Rp 100 ribu, namun sekitar pukul 15.00 WIB kelompok orang tersebut kembali datang dan meminta uang Rp 500 ribu.

Berita Lainnya  19 Orang Diamankan KPK, Orang Kepercayaan Nusron Wahid Keruk Puluhan Miliar dari Berbagai Proyek

“Saya itu bantu mereka istilahnya minta uang lah palak ya, terus dia minta dua kali, pertama dikasih 100 ribu, yang kedua minta 500 ribu, kakak saya menolak,” ujar Wahyudin adik korban yang juga kena palak sekelompok orang itu, ditemui di Mapolres Purwakarta saat melakukan Laporan Polisi, Sabtu (4/4/2026) malam.

Wahyu mengatakan kakaknya menolak dan sempat keluar tenda acara resepsi pernikahan anaknya. Di luar tenda terjadi keributan hingga korban dikeroyok sekelompok orang itu, kakaknya jatuh pingsan hingga tewas.

Berita Lainnya  Modus Pura-pura Tidur, Pria ini Lecehkan Penumpang Wanita Dalam Bus JR Connexion Rute Juanda-Tamansari

“Kakak saya enggak ngasih ya terjadilah keributan itu. Ke kakak saya tiga orang, ke saya 8 orang, kan saya enggak kenal karena tinggal di Karawang, kakak saya yang di Purwakarta,” ucapnya sambil masuk ke ruang pemeriksaan.

Dalam video amatir, detik-detik korban meninggal terekam kamera dan viral di media sosial. Korban terlibat kolaps hingga dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Sementara istri dan anak korban jatuh pingsan.

Berita Lainnya  Ratusan Pelajar di Cileungsi - Bogor Jadi Korban Konten Pornografi AI

Pantauan di Mapolres Purwakarta, anak korban yang masih mengenakan pakaian kebaya resepsi pernikahan itu masih menunggu proses pemeriksaan polisi.***

Sumber : Detik.com
Ket foto : ilustrasi Opiniplus.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan