Minggu, Agustus 2, 2026
spot_img

Kemensos Salurkan Bansos Terpadu bagi Warga Bekasi

BEKASIĀ – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial terpadu senilai Rp 776.360.500 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program ini menyasar sekitar 434 penerima manfaat dari berbagai kelompok rentan.

Penyaluran bantuan ditinjau langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf di RS Bhakti Husada Cikarang, Rabu (25/2/2026).

Saifullah Yusuf menjelaskan, bantuan ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang belum tersentuh program pembangunan atau yang disebut sebagaiĀ the invisible people.

“Bakti sosial ini ditujukan kepada keluarga-keluarga penerima manfaat yang memerlukan bantuan dari pemerintah. Banyak di antara mereka yang belum tersentuh program pembangunan,ā€ ujarnya.

Berita Lainnya  Kepala BGN : "Jangan Bandingkan Sekolah Rusak dengan Dapur MBG"

Menurutnya, kelompok ini merupakan masyarakat yang tertinggal, kurang beruntung, bahkan belum terdata secara optimal sehingga membutuhkan perhatian khusus.

Program Penyaluran Terpadu Asistensi Rehabilitasi Sosial ini mencakup berbagai bentuk bantuan, antara lain operasi katarak bagi 41 penerima manfaat, khitanan massal untuk 10 anak, alat bantu disabilitas bagi 27 orang, pemeriksaan kesehatan, bantuan kewirausahaan untuk 39 penerima manfaat, paket nutrisi dan perlengkapan kebersihan, serta sarana dapur, kamar, dan perlengkapan sekolah.

Kegiatan berlangsung di 3 lokasi, yakni RS Bhakti Husada Cikarang, Desa Sukamanah, dan Desa Sukaasih di Kabupaten Bekasi. Selain itu, Kemensos juga memberikan dukungan bagi keluarga yang kesulitan menebus ijazah sekolah, serta bantuan pemberdayaan ekonomi bagi warga yang ingin meningkatkan usaha.

Berita Lainnya  Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Karawang Resmikan Gedung Baru IGD dan Perawatan Kritis RSUD

Saifullah Yusuf menegaskan program ini merupakan bagian dari mandat Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kelompok rentan benar-benar mendapat perhatian.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, serta lembaga filantropi agar penanganan keluarga rentan bisa lebih luas dan tepat sasaran.

Kegiatan serupa, lanjutnya, akan digelar di berbagai daerah lain. ā€œBesok di Alor bersama Yayasan Pundi Amal kami akan melakukan operasi katarak dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 400 orang,ā€ pungkasnya.

Berita Lainnya  Prabowo Sarankan Atap Rumah Kembali Pakai Ijuk, Atap Seng Dapat Akibatkan Kanker Paru-paru

Salah satu penerima manfaat, Romih (53), mengaku bersyukur setelah menjalani operasi katarak gratis. Ia sebelumnya mengaku tidak dapat melihat dengan jelas selama tiga bulan terakhir.

ā€œHari ini enak, sudah tidak sakit. Mata emak sudah lama tidak bisa melihat. Alhamdulillah ini ada bantuan,ā€ tuturnya.

Program bantuan sosial Kemensos di Kabupaten Bekasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.***

Sumber : beritasatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan lima oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi yang terlibat dalam kasus pungutan liar (pungli) terhadap...

Bukan Hanya Sekedar Masuk Senayan, PSI Miliki Target Besar di Pemilu 2029

KUPANG - Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo (Jokowi) mengungkap partainya memiliki target yang lebih besar pada Pemilu 2029. Menurutnya, target PSI...

MBG Disebut Habiskan Anggaran Negara, Kepala BGN Ngaku ‘Gemas’ Lihat Komentar di Medsos

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berarti menghabiskan seluruh anggaran negara atau menghentikan...

Cuma Gegara Curi Sayuran, Ibu ini Sampai Diikat di Tiang Listrik dan Sempat Dipukul

SAMARINDA - Seorang wanita di Samarinda, Kalimantan Timur, sempat diikat di tiang listrik setelah diduga mencuri sayuran milik pedagang di Pasar Segiri. Aksi tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan