Senin, September 21, 2026
spot_img

Reformasi PD. Petrogas Persada Karawang

KARAWANG sedang berada pada fase penting dalam penguatan tata kelola BUMD. Kasus hukum yang menimpa PD. Petrogas Persada Karawang bukan sekadar ujian bagi satu perusahaan, melainkan alarm bagi sistem pengelolaan BUMD secara keseluruhan.

Dalam berbagai forum diskusi strategis, Ketua Umum Nasional Human Resource Institute (NHRI) Arif Dianto menyuarakan bahwa reformasi BUMD harus dilakukan secara struktural dan berkelanjutan. Menurutnya, krisis Petrogas Persada tidak boleh direspons dengan pendekatan tambal sulam.

“Yang perlu kita benahi bukan hanya orangnya, tetapi sistemnya. Kita harus membangun desain organisasi yang sehat, berbasis merit, transparansi, dan pengawasan yang kuat,” kata Arif kepada opiniplus.com, Minggu (22/2/2026).

Berita Lainnya  Pendaki Semeru Hilang, Ketika Aturan Keselamatan Diabaikan, Siapa yang Harus Bertanggungjawab?

Sebagai praktisi SDM dan bagian dari komunitas dunia usaha Karawang, Arif memandang bahwa penguatan Direksi Bidang SDM dan Umum di Petrogas merupakan langkah fundamental. Bidang SDM harus menjadi penjaga kualitas kepemimpinan internal melalui sistem rekrutmen berbasis kompetensi, kontrak kinerja terukur, serta evaluasi objektif.

Sementara bidang Umum menjadi garda depan dalam membangun digitalisasi administrasi, tata kelola pengadaan yang transparan, serta penguatan manajemen aset dan arsip perusahaan.

Arif menilai bahwa BUMD modern harus dikelola dengan standar korporasi profesional. Tidak ada ruang bagi praktik abu-abu dalam pengambilan keputusan. Sistem pengawasan internal harus diperkuat, whistleblowing system harus berjalan efektif, dan setiap kebijakan strategis wajib terdokumentasi dengan baik.

Berita Lainnya  Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

Lebih jauh, ia melihat momentum ini sebagai bagian dari agenda besar pembenahan ekosistem ekonomi daerah. BUMD yang sehat akan berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah, penciptaan lapangan kerja, serta kepercayaan investor terhadap Karawang.

“Kita ingin Karawang bukan hanya kuat sebagai kawasan industri, tetapi juga memiliki BUMD yang menjadi role model tata kelola di tingkat regional. Untuk itu dibutuhkan keberanian, kompetensi, dan komitmen integritas,” tegasnya.

Narasi yang dibangun Arif yang kini masih aktif di kepengurusan KADIN Karawang sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan SDM dan Vokasi ini menunjukkan bahwa reformasi Petrogas bukan isu sesaat, melainkan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan tata kelola perusahaan daerah yang modern, profesional, dan berdaya saing.

Berita Lainnya  Publik Masih Penasaran Alasan Purbaya Dicopot dari Posisi Menkeu

Momentum ini menjadi ruang bagi lahirnya kepemimpinan yang tidak hanya reaktif terhadap masalah, tetapi mampu menawarkan solusi sistemik dan terukur demi masa depan Karawang maju yang lebih kuat.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan