Minggu, Februari 15, 2026
spot_img

Menteri LH dan Wali Kota Bekasi Bersih-bersih Jalan Juanda hingga Pasar Baru

KOTA BEKASI – Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, turun ke lapangan bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dalam aksi bersih-bersih kawasan Jalan Juanda hingga Pasar Baru, Bekasi Timur.

Titik kumpul kegiatan berada di Lapangan Multiguna Bekasi. Aparatur dari Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Bekasi Timur, Satpol PP, hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan dikerahkan menyisir ruas Jalan Juanda, mulai dari Jalan Mayor Oking (Proyek) sampai Pasar Baru Bekasi.

Di kawasan Pasar Baru, Tri Adhianto memfokuskan penataan pada elemen visual kota. Ia menyoroti tali plastik yang diikat sembarangan pada pagar besi ruko, yang dinilai merusak estetika.

Berita Lainnya  Prosesi Panen Padi 'Mipit Nyi Pohaci', Hidupkan Kembali Budaya Leluhur

Satpol PP dan dinas teknis diminta memotong plang nama toko yang tak berizin atau izinnya telah kedaluwarsa, sekaligus merapikan kabel-kabel yang menjuntai dan semrawut.

“Kita ingin tata kota ini tertib dan enak dipandang. Jangan lagi ada tali plastik yang diikat sembarangan ke pagar ruko. Ini soal kesadaran bersama untuk menjaga wajah kota,” kata Tri, Sabtu (14/2/2026).

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) turut menurunkan tim untuk membantu pemotongan plang berbahan besi dan penataan kabel.

Berita Lainnya  Jalan Sehat KAHMI Sukses Digelar, Gus Ucim : ini Langkah Awal untuk Gagasan 'Karawang Maju'

Di sisi lain, Hanif menyoroti persoalan volume sampah Kota Bekasi yang disebut mendekati kapasitas maksimal.

Ia menekankan perlunya pembenahan sistem pengelolaan secara menyeluruh—dari hulu hingga hilir—agar penanganan tidak lagi bersifat reaktif.

Salah satu langkah strategis yang disebut adalah rencana pembentukan PTSL di area Bantargebang, sebagai bagian dari pengendalian dan pengolahan sampah jangka menengah.

Menurutnya, pembenahan tata kelola sampah harus dibarengi disiplin penataan kawasan agar wajah kota tak kembali kumuh setelah dibersihkan.

Berita Lainnya  Warga Korban Banjir Kalijaya Antusias Sambut Kehadiran Bupati Aep

Korve di Jalan Juanda–Pasar Baru itu menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan daerah: kebersihan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kerja rutin yang menuntut konsistensi dan pengawasan berkelanjutan.***

Sumber : GoBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Plt Bupati Bekasi : Jangan Ada Pungli di Relokasi Pasar Tumpah SGC

BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah belum berencana mengambil retribusi dari lapak pedagang maupun parkir di lokasi...

Penampakan 5 Koper Uang Rp 5 Miliar dalam Kasus Importasi Barang Bea Cukai

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang lebih dari Rp5 miliar dalam penggeledahan terkait kasus suap importasi barang oleh Bea Cukai. Juru Bicara KPK...

Prabowo : Hukum Tidak Boleh Dipakai Alat ‘Ngerjain’ Lawan Politik

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memperingatkan jajarannya aparat penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya agar tidak menggunakan hukum untuk...

Kasus Penganiayaan Balita, Bupati Aep Minta Pelaku Jangan Dikasih Ampun

KARAWANG - Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinannya, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh melakukan intervensi langsung terhadap kasus dugaan penganiayaan balita yang masih berusia 2,5...

Ditawari Jadi Wantimpres, Jokowi : “Saya di Solo saja!”

JAKARTA - Isu reshuffle kabinet jilid 5 yang disebut-sebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (6/2/2026), kembali memantik spekulasi politik. Di tengah kabar tersebut,...

Peristiwa

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI