Selasa, Februari 10, 2026
spot_img

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA – Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terdiri dari tiga huruf.

Hal tersebut disampaikan Noel sebelum menjalani persidangan sebagai terdakwa dalam kasus tersebut yang bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (9/2/2026).

“(Soal) partai, saya kerucutkan ya, kemarin kan (berinisial) K. Sekarang, tiga huruf. Untuk sementara itu dulu,” ujar Noel.

Berita Lainnya  Survei Indikator Politik, 79,9% Puas dengan Kinerja Prabowo

Saat ditanya apakah tiga huruf tersebut merupakan singkatan atau tidak, Noel tidak menjawabnya.

Dia juga tidak mengungkap warna yang kerap kali digunakan oleh parpol tersebut.

“Sudahlah. Jangan kasih tahu warna lagi,” ujar dia.

Noel hanya meminta kepada wartawan agar mengikuti persidangan kasus yang menjeratnya ini.

Terlebih, dia hanya ingin partai politik yang terlibat dalam perkara tersebut terungkap melalui fakta persidangan.

“Bukan saya yang menyampaikan, tapi fakta persidangan, jaksa, lantas saksi-saksi menyampaikan. Bukan saya,” tegas dia.

Berita Lainnya  Polisi Amankan 4 Pelaku Perusakan Rumah dan Penganiayaan IRT

Sebelumnya, Noel membocorkan ada satu partai politik berinisial “K” yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3.

Noel baru membocorkan soal inisial partai yang dimaksudnya, tapi tidak lebih.

“Tadi kan sudah ada K-nya kan, enggak mau saya, enggak mau bilang ada parlemen atau enggak,” kata Noel, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026).

Saat ditanya lebih lanjut terkait partai ini, Noel menolak untuk bicara lebih banyak.

Berita Lainnya  Garda Bangsa Dorong Bupati Aep Lantik Kades Terpilih Sesuai Jadwal Tahapan

Termasuk, saat ditanya soal warna yang menjadi ciri khas partai itu.

“Partainya ada K-nya, Nah. Cukup itu saja dulu,” lanjut dia.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Berkat CCTV dan Laporan Warga, Polres Purwakarta Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid

PURWAKARTA – Gerak cepat Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Purwakarta dalam mengungkap kasus pencurian kotak amal masjid yang sempat viral di media sosial...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI