Selasa, September 1, 2026
spot_img

Viral Wali Kota Bekasi Diacungkan Golok oleh Pria Botak

KOTA BEKASI – Peristiwa tak terduga dialami Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Ia ditodong atau diacungkan senjata tajam jenis golok oleh seorang pedagang es kelapa saat menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Perumahan Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu (8/2/2026).

Pria botak berbadan gemuk itu diketahui bernama Barmizon (60). Ia diduga menolak ditertibkan dan mengamuk dengan membawa golok.

Dalam rekaman video yang beredar di Instagram @infobekasiutara, pria berbaju merah itu mulanya adu mulut dengansejumlah petugas dan pejabat.

Pria tersebut juga sempat melontarkan kata-kata kasar. Tak lama pelaku masuk ke lapaknya lalu keluar lagi sambil membawa golok dan menodongkannya ke para petugas dan pejabat.

“Awas Pak Wali, awas Pak Wali. Amankan itu, senjata tajam itu,” seru pria yang merekam video.

Berita Lainnya  Proses Evakuasi Lansia dalam Sumur Berlangsung Dramatis, Jasad 'Dijaga' Ular Kobra

Situasi berhasil dikendalikan setelah dilakukan pendekatan persuasif dan negosiasi, sehingga tidak menimbulkan korban.

Dengan membawa sajam jenis golok, pelaku mengamuk dan menolak lapaknya ditertibkan.

Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa pemerintah harus tetap tenang dan tidak bersikap represif dalam menghadapi situasi di lapangan.

“Dalam menghadapi situasional itu kan harus dengan tenang. Kita sebagai aparatur bukan represif, karena itu warga kita, saudara kita,” ujar Tri saat ditemui Kompas.com di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (9/2/2026).

Menurut Tri, pendekatan yang dilakukan harus bersifat persuasif dan mengedepankan penyadaran kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.

“Yang perlu adalah kita elus, kita sadarkan bahwa ada satu proses yang memang tidak baik. Saya melihat memang ada degradasi moral hari ini. Masyarakat mudah tersulut emosi, mudah mengeluarkan kata-kata kotor. Justru saya mengingatkan aparatur untuk tidak terpancing,” katanya.

Berita Lainnya  Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

Ia juga menekankan bahwa kegiatan penertiban tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan bertahap dan disertai edukasi kepada masyarakat.

“Program pemerintah tidak akan pernah berhasil kalau masyarakat tidak ikut serta. Termasuk yang hari ini kami fokuskan, seperti penanganan sampah. Ini juga menjadi catatan dari Bapak Presiden,” kata Tri.

Pascakejadian, lapak pedagang es kelapa yang sebelumnya berada di tepi jalan mulai digeser ke area yang tidak mengganggu badan jalan.

Sementara itu, pelaku sempat diamankan petugas bersama barang bukti sebilah senjata tajam di Polsek Bekasi Utara.

Pelaku Minta Maaf

Sementara dilansir dari RadarBekasi.id, Barmizon (60), meminta maaf kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, dan Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan.

Berita Lainnya  Gagal Menyalip, Mobil Damkar Terguling saat Perjalanan Memadamkan Kebakaran, 7 Personel Luka-luka

Permintaan maaf disampaikannya usai aksinya mengacungkan golok ke Wali Kota Bekasi dan rombongan saat kegiatan penertiban sampah visual dan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (8/2).

“Saya Barmizon (60) mohon maaf kepada bapak Kapolres, Wali Kota, Dandim, dan jajarannya, dari kejadian tadi pagi di warung es kelapa saya atas kesalahpahaman dan emosi saya saat penertiban spanduk,” ujar Barmizon.

Permintaan maaf disampaikannya saat diamankan di Mapolsek Bekasi Utara. Ia berjanji tak akan mengulangi lagi.

“Mohon dimaafkan dana saya tidak akan mengulangi lagi,” ujarnya. (Dari Berbagai Sumber***)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

DPO 2 Tahun, Mantan Bupati Minahasa Utara Ditangkap di Mimika – Papua

Manado - Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) menangkap mantan Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan alias VAP di...

Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar dalam Korupsi Nikel

JAKARTA - Barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 401 Miliar terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel ditampilkan saat konferensi pers di Gedung...

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan Bupati Citra

PANGANDARAN - Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan fatal sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Citra Pitriyami pada Minggu...

Gus Kikin Resmi Terpilih sebagai Ketum PBNU 2026-2031

JOMBANG - KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah...

Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) mengecam keras tewasnya Bambang Setiyawan, seorang pedagang cermin di Pejompongan yang tewas akibat pengeroyokan dalam kericuhan aksi unjuk...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan