Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Kemensos Kirim Ribuan Paket Bantuan untuk Korban Banjir Subang

SUBANG – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan ribuan paket bantuan ke korban bencana banjir di Kabupaten Subang. Adapun bantuan dikirim dari Gudang Dinas Sosial Jawa Barat pada Senin (27/1/) lalu.

“Kemensos telah mendistribusikan bantuan bencana banjir di Subang. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Bantuan meliputi 500 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, dan 400 paket lauk pauk siap saji. Sementara untuk kebutuhan sandang dan perlengkapan keluarga, bantuan yang diberikan yakni 50 paket sandang anak, 100 paket family kit, dan 100 paket kids ware.

Ada pula 1 unit tenda serbaguna, 5 unit tenda keluarga, dan 50 lembar tenda gulung. Selain itu, Kemensos juga menyalurkan 75 lembar kasur dan 100 lembar selimut untuk mendukung kebutuhan pengungsian.

Berita Lainnya  Para Polwan Cantik Subang Berikan Trauma Healing kepada Anak-anak Korban Banjir Pamanukan

Dalam upaya penanganan darurat, petugas Kemensos, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Subang bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga telah melakukan asesmen dan pendataan dampak secara menyeluruh, membantu mengevakuasi warga terdampak ke lokasi aman, serta mendirikan dapur umum di Kantor Kecamatan Pamanukan.

Diketahui, dapur umum tersebut melayani kebutuhan permakanan korban bencana dengan dukungan Tagana Kabupaten Subang dan Garut. Berdasarkan laporan sementara, banjir berdampak pada 2.128 rumah dan 2.476 kepala keluarga yang tersebar di enam desa, yakni Desa Ciasem Hilir, Desa Dukuh, Desa Pinangsari, Desa Ciasem Baru dan Desa Ciasem Tengah serta Desa Jati Baru.

Berita Lainnya  Wajah Ridwan Kamil di Undepass Dewi Sartika - Kota Depok Dicopot

Lebih lanjut, Sebagian warga mengungsi ke sejumlah titik pengungsian, sebanyak 172 jiwa mengungsi di masjid dan musala Desa Ciasem Hilir. Sementara 1.629 jiwa mengungsi di masjid dan madrasah Desa Ciasem Tengah. Adapun korban terdampak lainnya mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga.

Sebelumnya, banjir yang melanda Kabupaten Subang, Jawa Barat, sejak Sabtu, (24/1) lalu, terus meluas akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hilir. Luapan Bendungan Cimacan, Sungai Ciasem, Kalensama, dan Cijengkol menyebabkan ribuan rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana melalui Surat Pernyataan Nomor 300.2.2/103/BPBD yang berlaku mulai 24 Januari – 7 Februari 2026.

Berita Lainnya  Mulai Februari, Pedagang di Pasar Tumpah SGC akan Direlokasi ke Jalan Tumaritis

Hingga saat ini, genangan air masih merendam permukiman warga di sejumlah lokasi, sementara hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih terjadi di wilayah Kabupaten Subang. Warga terdampak masih bertahan di pengungsian, dan dapur umum Tagana terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, antara lain Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos, Dinsos Provinsi Jawa Barat, Dinsos Kabupaten Subang, BPBD, TNI-Polri, pemerintah daerah, unsur BUMN dan swasta, relawan, serta masyarakat setempat.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI