Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Pasca Konflik KDM – Sekda Subang, Jembatan Cigebang Tetap akan Dibangun

SUBANG – Meskipun sempat terjadi konflik antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Sekda Subang, Asep Nuroni, tetapi Pemerintah Kabupaten Subang memastikan bahwa rencana pembangunan Jembatan Cigebang akan tetap berjalan, meskipun tanpa bantuan anggaran dari Pemprov Jawa Barat.

Sekda Subang, Asep Nuroni mengatakan, pembangunan jembatan merupakan kewajiban negara untuk menjamin akses dan keselamatan warga. Sehingga rencana pembangunan Jembatan Cigebang tetap akan berjalan. Adapun soal anggaran, maka akan dibahas di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurut Nuroni, sebelum polemik pencoretan bantuan aanggaran dari pemprov mencuat, tahapan awal pembangunan jembatan sudah dilakukan, termasuk pembentukan panitia lokal yang melibatkan warga Cigebang.

“Persiapan sudah ada. Panitia dari masyarakat juga sudah dibentuk. Tapi dengan situasi terbaru, tentu kita harus menyesuaikan kembali rencana yang ada,” tutur Nuroni, dilansir dari TintaHijau.com, Jumat (23/1/20026).

Berita Lainnya  Survei Indikator Politik, 79,9% Puas dengan Kinerja Prabowo

Nuroni menambahkan, ia akan melaporkan perkembangan ini kepada Bupati Subang untuk menentukan langkah strategis berikutnya, termasuk kemungkinan mengalokasikan dana dari APBD. “Kita koordinasikan dulu dengan pimpinan daerah,” singkatnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa batalnya bantuan provinsi akan melumpuhkan rencana pembangunan jembatan Cigebang.

“Bukan pukulan, ini jadi pengingat bahwa perhatian terhadap lingkungan dan kebutuhan warga harus lebih serius,” katanya.

KDM Ngambek ke Sekda Subang

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) terlihat marah atau ngambek ke Sekda Subang, Asep Nusroni. Sikap KDM ini dipucu lantaran Sekda Subang yang dianggap tidak mengindahkan intruksi atau perintah KDM.

Berita Lainnya  KBC Desak APH Berhenti Lakukan Pendampingan Proyek-proyek APBD

Lewat video yang diunggah di akun instagram @dedimulyadi77, KDM terlihat kecewa saat menelpon Sekda Subang.

KDM mengaku telah memerintahkan Sekda Subang untuk menelusuri aktivitas truk-truk besar menuju Ciater. Namun Sekda Subang tidak mengindahkan intruksinya. Sampai akhirnya KDM sendiri yang mendapati aktvitas truk-truk besar yang memuat material tambang ilegal di Subang.

“Pak Sekda, kan tadi pagi saya minta pak Sekda menelusuri truk-truk besar yang ke arah Ciater. Saya tidak ada laporannya, dan akhirnya saya mengikuti sendiri,” tutur KDM, saat menelpon Sekda Subang.

Akibat rasa kekecewaannya, KDM berucap ke Sekda Subang bahwa Pemprov Jabar batal membangun jembatan Serangpanjang-Subang yang sebelumnya telah dianggarkan Rp 6,5 miliar.

Berita Lainnya  Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Karawang 'Tancapkan Gas' Luncurkan Gerakan ASRI

KDM berujar jika keputusan tersebut merupakan bentuk sikap tegasnya terhadap daerah yang tidak serius di dalam menjaga infrastruktur pembangunan dan lingkungan.

“Ini bagian dari sikap saya. Saya tidak boleh Pemprov Jabar mengeluarkan duit terus-terusan untuk membangun sebuah daerah yang tidak punya keinginan menjaga fasilitasnya,” kata KDM.

Sehingga ditegaskan KDM, apabila pembangunan jembatan Serangpanjang tetap ingin dilaksanakan, maka semua beban anggarannya harus ditanggung Pemda Subang, tanpa bantuan anggaran dari Pemprov Jabar.***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI