Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Setelah Kalah di Pilkada, Acep Jamhuri Mau Masuk Parpol?

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Asep Agustian SH.MH, Promotor pencalonan Drs. H. Acep Jamhuri M.Si di Pilkada 2024 menyebut, setelah kalah di Pilkada, Acep Jamhuri ada kemungkinan masuk partai politik (parpol).

Direktur Advokasi Acep-Gina ini menjelaskan alasan Acep-Gina tidak melakukan langkah gugatan Pilkada ke MK. Alasannya, bukan karena persoalan tidak ada biaya untuk gugat ke MK.

Tetapi karena Acep ingin realistis, dengan kekalahan Pilkada 10% dengan perolehan suara Aep-Maslani.

Berita Lainnya  Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi Usul Bantuan Insentif Rp 500 Ribu per Bulan untuk Guru Ngaji

“Acep tidak kabur, Acep masih ada, tidak sakit, Acep itu petarung. Acep sudah menerima secara legowo, bahkan mengajak untuk mendukung pemerintahan Aep-Maslani,” tutur Asep Agustian SH.MH, Selasa (10/12/2024).

Disampaikan Askun (sapaan akrab), hari ini Acep Jamhuri kalah di Pilkada. Tetapi mungkin akan menjadi kemenangan yang tertunda untuk Pilkada berikutnya.

“Bisa jadi Acep mencalonkan kembali. Acep tuh petarung, kan Pak Prabowo jadi Presiden juga bukan hanya sekali pencalonan,” katanya.

Berita Lainnya  Diskusi Publik 'Ngawarak Luhur' Bahas 1 Tahun Kepemimpinan Aep-Maslani

Ditegaskan Askun, sampai hari ini Acep jamhuri tetap menjaga hubungan harmonis dengan partai pengusung ataupun relawan.

Dan Acep Jamhuri sudah menyampaikan selamat untuk kemenangan Aep-Maslani. “Insh Allah dipimpin beliau, Karawang lebih maju,” timpalnya.

Disinggung kemana karir Acep Jamhuri selanjutnya, Askun menyampaikan ada kemungkinan Acep masuk parpol, disamping usaha yang masih dijalaninya.

“Acep akan masuk parpol. Usaha pun beliau tetap usaha, yang pasti Pak Acep akan berkontrihusi untuk kemajuan Karawang,”

Berita Lainnya  Noel Sebut 'Parpol Tiga Huruf' Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

“Bisa masuk ke parpol ya, usaha ya!.
Ke depan mencalon lagi, ya bisa saja,” tutup Askun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI