Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Sempat Diamankan Polisi, Puluhan Suporter Persikas Sudah Dipulangkan

Sempat diamankan di Mapolres Subang, sekitar 20 suporter sepakbola Persikas kini sudah dipulangnkan ke rumahnya masing-masing.

Sebelumnya, puluhan suporter Persikas ini membuat ngamuk Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), karena membuat kegaduhan protes membentangkan spanduk #SelamatkanPersikas, di kegiatan KDM ‘Nganjang ka Warga’ di Ciasem Subang, pada Rabu (28/5/2025) malam.

Mereka diamankan ditempat dan kemudian dibawa ke Mapolres Subang untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan. Usai pemeriksaan dan pendataan dilakukan, mereka dipulangkan kembali.

Berita Lainnya  Dari Mual hingga Gatal-gatal, 14 Siswa SMA di Pasuruan Keracunan MBG

“Sebagian dari mereka langsung dipulangkan malam itu juga. Namun ada beberapa yang dipanggil kembali keesokan harinya, karena pemeriksaan belum selesai dan sebagian orang tua sulit dihubungi,” ujar Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu melalui Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun,, dilansir dari detikJabar, Kamis (29/5/2025).

Bagus mengatakan, untuk kelancaran proses pendataan, petugas menjemput ke kediamannya masing-masing dan dibawa ke Mapolres Subang. Usai dilakukan pemeriksaan dan pendataan, para suporter ini diperbolehkan pulang.

Berita Lainnya  Kebakaran Rumah Panggung di Sukabumi Akibat Lilin Saat Mati Lampu, 3 Anak Tewas

“Setelah proses pendataan selesai, seluruh suporter tersebut kini telah dikembalikan ke orang tua masing-masing dan sudah diperbolehkan pulang,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, KDM menunjukkan emosinya saat menghadiri acara Nganjang Ka Warga di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Rabu (28/5/2025) malam.

Suasana yang semula tenang mendadak tegang, saat Dedi tiba-tiba marah terhadap sekelompok sekelompok orang di tengah kerumunan yang meneriakkan yel-yel dan membentangkan spanduk. Diketahui mereka merupakan suporter Persikas Subang, klub sepak bola lokal.

Berita Lainnya  Korban Keracunan MBG di Kulon Progo Jadi 105 Orang, dari Siswa, Bumil hingga Busui

Marahnya Dedi Mulyadi dalam acara itu kemudian viral di media sosial sebab acara itu disiarkan secara langsung di akum YouTube Humas Jabar.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan