Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Sempat Diamankan Polisi, Puluhan Suporter Persikas Sudah Dipulangkan

Sempat diamankan di Mapolres Subang, sekitar 20 suporter sepakbola Persikas kini sudah dipulangnkan ke rumahnya masing-masing.

Sebelumnya, puluhan suporter Persikas ini membuat ngamuk Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), karena membuat kegaduhan protes membentangkan spanduk #SelamatkanPersikas, di kegiatan KDM ‘Nganjang ka Warga’ di Ciasem Subang, pada Rabu (28/5/2025) malam.

Mereka diamankan ditempat dan kemudian dibawa ke Mapolres Subang untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan. Usai pemeriksaan dan pendataan dilakukan, mereka dipulangkan kembali.

Berita Lainnya  Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

“Sebagian dari mereka langsung dipulangkan malam itu juga. Namun ada beberapa yang dipanggil kembali keesokan harinya, karena pemeriksaan belum selesai dan sebagian orang tua sulit dihubungi,” ujar Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu melalui Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun,, dilansir dari detikJabar, Kamis (29/5/2025).

Bagus mengatakan, untuk kelancaran proses pendataan, petugas menjemput ke kediamannya masing-masing dan dibawa ke Mapolres Subang. Usai dilakukan pemeriksaan dan pendataan, para suporter ini diperbolehkan pulang.

Berita Lainnya  Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

“Setelah proses pendataan selesai, seluruh suporter tersebut kini telah dikembalikan ke orang tua masing-masing dan sudah diperbolehkan pulang,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, KDM menunjukkan emosinya saat menghadiri acara Nganjang Ka Warga di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Rabu (28/5/2025) malam.

Suasana yang semula tenang mendadak tegang, saat Dedi tiba-tiba marah terhadap sekelompok sekelompok orang di tengah kerumunan yang meneriakkan yel-yel dan membentangkan spanduk. Diketahui mereka merupakan suporter Persikas Subang, klub sepak bola lokal.

Berita Lainnya  2 Bocah Kakak-Adik Meninggal Dunia Setelah Kamar Rumah Kebakaran, Benarkah karena Ledakan Charger Handphone?

Marahnya Dedi Mulyadi dalam acara itu kemudian viral di media sosial sebab acara itu disiarkan secara langsung di akum YouTube Humas Jabar.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan