Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Peziarah Karawang Terjebak 7 Jam di Gua Naga Mas Kuningan

KUNINGAN – Beti Lianawati (35), seorang warga Kabupaten Karawang terjebak selama tujuh jam di dalam Gua Naga Mas, Dusun Magunjaya, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, kejadian tersebut bermula pada hari Sabtu Malam (21/6) pukul 22.24, ketika 6 orang rombongan peziarah dari Karawang yang bernama Firman Shah (38), Jejen (33), Hero (40), Yuli (32), dan Nurpadilasari (31) dan Beti Lianawati (35) memasuki Gua Naga Mas secara bergantian.

Namun salah satu dari mereka yakni Beti Lianawati (35) tidak bisa keluar dan terjebak dalam gua berdiameter sekitar 40 cm dengan kedalaman 3 meter.

Menurut Indra, karena tubuh Beti yang cukup besar menyebabkan Beti terjebak di dalam gua. Beti sendiri mulai terjebak di dalam gua dari pukul 00.30 WIB.

Berita Lainnya  Bareskrim Ungkap Peredaran Uang Palsu di Purwakarta

Sebelum petugas dari BPBD dan Damkar datang, Beti sudah mencoba untuk naik, namun, tidak kunjung berhasil sampai akhirnya mengalami kelelahan.

“Sekitar jam 11 malam sebanyak 6 orang dari Karawang ziarah ke Gua Naga Mas. Satu persatu masuk secara bergantian. Namun, salah satu warga karena postur badannya agak besar dan pada saat naik ke atas itu kesulitan, sudah dicoba beberapa kali tidak bisa naik lagi dan mengalami lemas,” tutur Indra, dilansir dari Detikcom, Minggu (22/6/2025).

Karena mengalami kelelahan, akhirnya aparat desa setempat meminta bantuan BPBD dan Damkar Kabupaten Kuningan. Petugas BPBD dan Damkar datang ke lokasi pada pukul 04.45 WIB.

Setelah berkoordinasi dengan warga, dan aparat desa dan melakukan asesmen lapangan. Petugas BPBD dan Damkar akhirnya langsung melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan korban pada pukul 07.55 WIB.

Berita Lainnya  Dapat Kabar Siswi Dilecehkan Oknum Tenaga TU, Walkot Tri Langsung Sidak SMPN 52 Bekasi

Indra mengatakan, korban terjebak di dalam gua selama kurang lebih tujuh jam dan berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat. Sedangkan untuk proses evakuasinya sendiri membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Kondisi gua yang sempit jadi salah satu kendala dalam proses evakuasi korban.

“Kalau evakuasi dimulai dari subuh, tapi korban terjebak sejak mulai dari turun. Jadi sekitar tujuh jam. Korban berhasil selamat, tidak kurang apapun, hanya dalam kondisi lemas saja. Untuk kesulitan lebih ke tempat akses ke bawah yang sempit sementara tubuh korban agak besar. Karena terjebak pas mau naik, korban nggak bisa, nggak muat. Untuk evakuasinya sekitar 3 jam lebih, ” tutur Indra.

Berita Lainnya  Peristiwa 'Sahur Berdarah', Diduga Dirampok : Ayah Tewas dan Ibu Kritis

Indra sendiri tidak mengetahui secara pasti ada apa di dalam Gua Naga Mas yang dikunjungi peziarah dari Karawang tersebut. Namun, Indra mengimbau agar masyarakat tetap hati-hati saat melakukan kunjungan ke tempat yang rawan seperti gua.

“Nah untuk ke situnya saya kurang tahu persis itu gua jadi tempat ziarah atau lain sebagainya. Kami hanya mendapatkan laporan. Kami himbau agar masyarakat tetap hati-hati dan lihat situasi dalam beraktivitas dan tetap koordinasi dengan pihak desa setempat,” pungkas Indra.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan