Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

Para Santri di Bekasi Antusias Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dari Bunda Wardatul Asriah

BEKASI – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi PartaiĀ  Gerindra, Hj. Wardatul Asriah mengadakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada ratusan santri Pondok Pesantren Al Mujtahidin, di Kampung Sasak Desa Kertamukti Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (9/12/2025) lalu.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan
pemahaman dan kesadaran terhadap nilai-nilai fundamental bangsa sejak dini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Kertamukti, perwakilan santri, pengasuh pondok pesantren, wali santri, dan tokoh masyarakat lokal.

Bunda Wardatul Asriah menjelaskan, bahwa
Empat Pilar Kebangsaan meliputi Pancasila sebagai dasar ideologi, Undang-Undang Dasar (UU) 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan.

Berita Lainnya  Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

“Usia sekolah adalah masa tepat untuk membiasakan cinta tanah air dan
nilai-nilai kebangsaan. Jangan hanya hafalkan, tapi praktikkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menghargai keberagaman dan
menjaga persatuan,” tuturnya.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini mengundang antusiasme para santri. Saat sesi tanya jawab, salah seorang santri bertanya tentang bagaimana menjaga semangat
nasionalisme di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi.

Bunda Wardatul Asriah menjawab bahwa hal itu dapat dilakukan dengan cara sederhana, seperti menggunakan produk dalam negeri, menghargai budaya lokal, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah bangsa.

Berita Lainnya  Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

Pimpinan Pondok Pesntren Al Mujtahidin, KH. Mardani menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Anggota MPR Gerindra yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pengetahuan ini. Semoga nilai-nilai Empat Pilar dapat tumbuh dan berkembang di kalangan santri serta wali santri,” katanya.

Kegiatan berakhir dengan penutupan oleh panitia dan doa bersama, dengan harapan peserta dapat menerapkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dan menjadi generasi yang berkarakter serta cinta tanah air.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematikaĀ Roy SuryoĀ mengaku tidak akan membelaĀ Rismon SianiparĀ yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazahĀ palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan PuspomĀ TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraSĀ AndrieĀ YunusĀ adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematikaĀ Roy SuryoĀ mengaku tidak akan membelaĀ Rismon SianiparĀ yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazahĀ palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan