Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Om Zein Gadaikan SK Jabatan Bupati ke Bank

Untuk Beli Tanah dan Bangunkan Rumah Siswa Alumni Pendidikan Barak Militer

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mengambil langkah tak biasa demi membantu keluarga seorang siswa yang hidup dalam keterbatasan.

Ia menggadaikan Surat Keputusan (SK) jabatannya ke Bank BJB untuk membeli sebidang tanah bagi keluarga siswa tersebut, yang sebelumnya mengikuti pelatihan karakter dan kedisiplinan berbasis militer.

Siswa bernama Jajang (nama samaran) mengikuti pelatihan di Resimen Armed 1 Sthira Yudha. Seusai mengikuti program tersebut, sikap Jajang berubah drastis menjadi lebih positif.

Perubahan ini menarik perhatian Om Zein—sapaan akrab sang bupati—hingga ia memutuskan untuk mengunjungi rumah Jajang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Kunjungan pada Selasa (20/5/2025) itu membuka mata Om Zein terhadap kondisi keluarga Jajang yang memprihatinkan. Rumah yang nyaris roboh berdiri di atas tanah milik orang lain.

Sang ayah, Bah Mamat, tengah berjuang melawan kanker perut di tengah keterbatasan ekonomi.

Dua hari berselang, Kamis (22/5/2025), Om Zein menepati janjinya. Ia datang kembali dan langsung bernegosiasi dengan pemilik tanah tak jauh dari rumah lama Jajang. Dengan harga Rp100 ribu per meter, ia membeli tanah seluas 50 meter persegi secara tunai.

“Ini uang pribadi Om Zein, hasil menggadaikan SK ke BJB,” kata Om Zein.

Ia meminta agar rumah yang akan dibangun di atas tanah itu berbentuk rumah panggung sederhana namun layak huni.

Tanah tersebut juga akan disertifikatkan atas nama Jajang, sebagai bentuk dukungan agar ia terus menjaga sikap baik dan kedisiplinan yang telah dibangun.

Bantuan ini pun disertai syarat. Tidak berat, tapi sarat makna. Om Zein meminta agar keluarga Bah Mamat menjaga salat, dan khusus untuk Jajang, tidak membawa handphone ke sekolah.

“Kalau masih bawa handphone ke sekolah, bantuannya akan dicabut,” tegas Om Zein.

Langkah Om Zein ini menjadi contoh nyata kepedulian pemimpin terhadap warganya, terutama saat perubahan kecil dari seorang anak mampu menyentuh nurani pejabat setingkat bupati.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan