Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Makin Panas, PDI-P Ingatkan KDM Bahwa DPRD Adalah Perwakilan Rakyat

Perseteruan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan anggota Fraksi PDI-P terus memanas. Yaitu dimana keduanya terus saling melemparkan sindiran.

Setelah KDM melemparkan sindiran kepada Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI-P yang tidak hadir di kegiatan Musrenbang Cirebon, kini giliran PDI-P yang menyindir balik bahwa KDM merupakan gubernur yang tidak pernah melibatkan anggota DPRD didalam membuat kebijakan.

“Pak Dedi mengeluarkan kebijakan soal anak nakal masuk barak militer itu tidak dibicarakan di DPRD, tentang pembongkaran bangunan yang mungkin memang bangunannya melanggar aturan tidak pernah dikomunikasikan”, tutur Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI-P, Doni Maradona.

Berita Lainnya  Gus Yaqut Ditahan KPK, Cak Imin: Enggak Ada Hubungannya Sama Saya

“Banyak lagi lainnya soal vasektomi ada dia bicarakan ke DPRD? Tidak ada,” katanya, dilansir dari Tribun.

Doni mengingatkan kepada KDM bahwa para anggota DPRD Jabar merupakan perwakilan rakyat.

“Apapun kebijakan pemerintah yang ditanyakan rakyat adalah wakil yang mereka pilih. Kalau tidak ada informasi dari pemimpinnya bagaimana kita jelaskan ke bawah?” pungkasnya.

Sebelumnya, KDM membuat video sindiran di instagram pribadinya dengan judul ‘Renungan Akhir Pekan’.

“Musrenbang forum yang sakral, diundang tak mau datang, ingin dihargai tapi tak pernah menghargai. Ingin dilibatkan, tapi tidak pernah mau terlibat,” kata Dedi dikutip dari Instagramnya, pada Sabtu (17/5/2025).

Berita Lainnya  Bukan Hanya Isu Kerakyatan, PDIP Karawang juga Fokus Kawal Potensi Anak Muda

“Ngaku berpihak pada rakyat, berjuang pada rakyat, giliran anggaran dibuat untuk kepentingan rakyat, tak terima dianggap melanggar konstitusi.”

“Mari kita renungi, kita ini bekerja buat siapa dan untuk siapa?” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan