Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Komitmen Bangun Bekasi Tidak Hanya 100 Hari Kerja

BEKASI – Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menegaskan bahwa komitmennya dalam membangun Kabupaten Bekasi tidak akan berhenti pada program 100 hari kerja.

Ia menyatakan akan terus bekerja keras bersama Wakil Bupati Asep Surya Atmaja hingga akhir masa jabatannya demi mewujudkan Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera.

Hal itu disampaikannya dalam acara Sapa Warga dan peluncuran aplikasi Lapor AA Bupati di Gedung Theatre Graha Pariwisata, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Jumat (13/06/2025).

“Artinya, di Kabupaten Bekasi ini tidak hanya 100 hari kerja. Setelah itu, ada 1.000 hari kerja, bahkan sampai 10.000 hari kerja hingga akhir masa jabatan,” ujarnya dalam acara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Wibawamukti TV.

Bupati Ade menyoroti pentingnya penataan ruang dan penertiban bangunan liar yang tak sesuai peruntukan. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan fungsi lahan demi kepentingan masyarakat luas.

Berita Lainnya  Bukan Hanya Isu Kerakyatan, PDIP Karawang juga Fokus Kawal Potensi Anak Muda

“Setelah kita normalisasi dan tertibkan bangunan itu, akan kita manfaatkan untuk ruang terbuka hijau atau untuk pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bekasi,” kata Ade.

Ia memahami kebijakan ini dapat menimbulkan pro dan kontra, terutama bagi warga yang terdampak. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi manfaat yang lebih besar.

“Kalau kita tertibkan 2.000 atau 3.000 bangunan liar, mungkin ada yang kehilangan tempat usaha atau tinggal. Tapi kebermanfaatannya dirasakan oleh jutaan warga Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemuda, untuk ikut serta dalam menyukseskan pembangunan daerah. Ia berkomitmen turun langsung ke desa dan kecamatan setiap pekan untuk melihat langsung permasalahan yang dihadapi warga.

Berita Lainnya  Partai NasDem Jabar Target Posisi 3 Besar di Pemilu 2029

“Kalau kita hanya di kantor, kita kurang spesifik dalam menangani persoalan. Tapi kalau turun langsung, kita bisa lebih relevan dalam menyelesaikan masalah,” jelasnya.

Bupati Ade juga mengapresiasi capaian program Job Fair Bekasi Pasti Kerja, di mana hampir 400 pelamar telah diterima kerja dari lebih dari 2.200 lowongan yang tersedia.

“Dalam pelaksanaan program 100 hari kerja, saya tidak bekerja sendiri. Kami berkolaborasi dengan Forkopimda dan seluruh OPD Kabupaten Bekasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Wilayah II Ditjen Otda Kemendagri, Leli Salman Al-Farisi, mengapresiasi peluncuran aplikasi Lapor AA, sebagai langkah digitalisasi aspirasi masyarakat yang dinilainya relevan dengan tantangan zaman.

“Ini bukan hanya soal keren, tapi kebutuhan masa depan. Dengan luasnya Kabupaten Bekasi, pendekatan konvensional sudah tidak cukup,” ujarnya.

Berita Lainnya  PKB Karawang Berangkatkan 120 Warga yang Ikut Mudik Gratis

Leli juga menekankan bahwa keberhasilan program digital bukan hanya soal strategi, tapi juga tentang pelaksanaan di lapangan oleh seluruh jajaran pemerintahan daerah.

“Strategi ini baru langkah awal. Yang dibutuhkan masyarakat adalah eksekusi dan implementasi nyata,” tandasnya.

Menurutnya, inovasi digital ini harus menjadi gerakan berkelanjutan, bukan hanya seremoni, agar benar-benar membawa perubahan dalam pelayanan publik.

“Dengan kepemimpinan yang solid dan strategi yang jelas, saya optimis. Bukan hanya 100 hari, tetapi hingga lima tahun ke depan bisa terwujud jika kita memiliki kesadaran bersama untuk terus maju,” pungkasnya.

Sumber : Sergap.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan