Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Kabar Gembira! Bupati Aep Naikan Honorarium Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Rp 1,5 Juta

KARAWANG – Kabar gembira kini didapatkan para guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Karawang. Pasalnya, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh telah menaikan Honorarium Guru PPPK Paruh Waktu yang tadinya hanya Rp 800.000, kini menjadi Rp 1.500.000 rupiah.

Kebijakan ini diketahui saat Bupati Aep mengungumumkannya secara langsung di kegiatan apel pagi dan pengukuhan pengurus FKUB pada Senin (12/1/2026) pagi.

Bupati Aep mengaku bahwa ia telah berdiskusi dengan Sekda H. Asep Aang Rahmatullah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wawan Setiawan, mengenai awal rencana menaikan honorarium Guru PPK Paruh Waktu ini.

Berita Lainnya  4 Produsen dan Pengedar Uang Palsu Asal Jawa Barat Ditangkap

Awalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengusulkan kenaikan honorarium Guru PPPK Paruh Waktu sebesar Rp 1.050.000,-. Tetapi kemudian ia memutuskan untuk menaikannya menjadi Rp 1,5 juta.

Bupati Aep berharap kebijakan ini bisa memacu semangat para Guru PPK Paruh Waktu dalam mengabdikan diri dalam pelayanan dunia pendidikan. Bupati Aep juga berharap agar semua unsur di Karawang bisa bekerja sama dengan baik dalam merealisasikan setiap program pembangunan.

“Jadi saya tidak mau yang baik nama bupati saja, saya tidak mau seperti itu,” tutur Bupati Aep.

Berita Lainnya  Kapolres Cilacap 'Kecipratan' THR Lebaran dari Bupati Syamsul Auliya

Melalui kesempatan apel pagi ini, Bupati Aep juga menyingung kebijakan perampingan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Bupati Aep menegaskan agar semua Kepala Dinas mendengarkan intruksinya.

Karena ia berharap tidak terjadi ‘gagal bayar’ di tahun 2026. Karena ditegaskannya, ini berkaitan dengan trust atau kepercayaan publik terhadap kinerja pembangunan pemerintahan Kabupaten Karawang.

“Alhamdulillah hari ini di 2025 sudah banyak yang kita kerjakan. Tentunya di 2026 mari kita sama-sama kerjakan apa yang belum terealisasi,” kata Bupati.

Berita Lainnya  PGRI Bekasi Minta Dilibatkan dalam Setiap Kebijakan Pendidikan

Di kesempatan terpisah, Sekda H. Asep Aang Rahmatullah menegaskan, bahwa kabar mengenai kenaikan honorarium Guru PPK Paruh Waktu tersebut benar adanya.

Kepada Redaksi Opiniplus.com, Sekda Asep Aang bahkan menegaskan bahwa kebijakan tersebut sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Karawang dan mulai berlaku Januari 2026.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan