BEKASI – Aksi penyiraman air keras terhadap seorang pria lanjut usia terjadi di kawasan Perumahan Bumi Sani, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin, 30 Maret 2026. Peristiwa ini menambah daftar teror serupa yang telah beberapa kali terjadi di lingkungan tersebut.
Korban diketahui bernama Tri Wibowo (60), seorang pensiunan buruh yang tengah menjalani perawatan akibat penyakit stroke. Insiden terjadi saat korban berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat subuh.
Akibat kejadian tersebut, luka bakar dialami pada bagian wajah dan tubuh korban. Kondisi korban dilaporkan semakin melemah dan segera dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, dua orang pelaku tak dikenal (OTK) diduga terlibat dalam aksi tersebut dengan menggunakan satu sepeda motor. Identitas pelaku disamarkan dengan perlengkapan berkendara lengkap.
Dugaan pengintaian sebelum kejadian turut terungkap dari rekaman CCTV. Pergerakan pelaku terlihat berulang kali melintas di sekitar lokasi, diduga untuk memantau situasi dan menunggu waktu yang tepat.
Korban dikenal sebagai pribadi tertutup sejak mengalami stroke, serta rutin menjalankan ibadah di masjid. Kejadian ini menimbulkan tanda tanya di kalangan warga terkait motif pelaku.
Teror penyiraman air keras di lingkungan tersebut disebut telah terjadi sebanyak tiga kali. Sebelumnya, sasaran hanya berupa kendaraan milik warga, namun dalam kejadian terbaru telah mengarah pada korban jiwa, sehingga memicu keresahan di masyarakat.
Penanganan kasus telah dilakukan oleh pihak kepolisian dengan melibatkan Polsek Tambun Selatan dan Satreskrim Polres Metro Bekasi. Proses olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan saksi masih berlangsung.
Motif dan kronologi lengkap kejadian masih dalam tahap pendalaman. Imbauan telah disampaikan kepada masyarakat agar tidak berspekulasi dan memberikan waktu kepada aparat untuk mengungkap kasus tersebut.***
Sumber : Pikiran Rakyat










